TROTOTOAR.ID, JENEPONTO – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof HM Nurdin Abdullah meminta agar pembebasan lahan untuk pembangunan bendungan Kareloe, di Jeneponto, bisa dipercepat.
Jika bisa dilakukan, pembangunan bendungan tersebut akan meraup tenaga kerja yang begitu banyak untuk masyarakat Jeneponto.
“Kareloe itu harus secepatnya dibebaskan lahannya, karena kalau itu dipercepat maka akan membuka lapangan kerja yang begitu banyak,” ungkap Nurdin Abdullah, dalam sambutannya, di Masjid Agung Jeneponto, Selasa (21/5).
Gubernur Sulsel kedua yang bergelar profesor itu menilai, banyak potensi yang dimiliki Jeneponto yang harus diolah dengan baik. Salah satunya, harus mempercepat pembebasan lahan untuk mewujudkan semua potensi tersebut.
“Kita punya potensi kelautan, potensi pertanian, dan kita memiliki potensi garam yang luar biasa di Jeneponto. Jepang punya pabrik garam, tapi tidak punya garam. Makanya kita mau bangun pabriknya, nah ini akan menyerap tenaga kerja lagi. Nanti kita akan melakukan ekspor bahan jadi,” jelas alumni Unhas Makassar itu.
Pada kesempatan kali ini, ia juga menyampaikan pesan kepada seluruh kepala daerah di 24 kabupaten kota se-Sulsel untuk terus berinovasi dalam membangun daerah masing-masing.
“Siapapun kepala daerah yang punya inovasi, itulah yang berhak mendapatkan kue yang besar. Makanya kita berharap kepada daerah ini makin kreatif,” pungkasnya. (*)
MAKASSAR, Trotoar.id — Ketua Panitia Musyawarah Besar Ikatan Keluarga Alumni Universitas Hasanuddin (Mubes IKA Unhas),…
MAKASSAR, Trotoar.id — Musyawarah Besar Ikatan Keluarga Alumni Universitas Hasanuddin (Mubes IKA Unhas) resmi digelar…
MAKASSAR, Trotoar.id — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi PKS, Yeni Rahman, menghadiri Upacara…
MAKASSAR, Trotoar.id — Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi momentum strategis bagi Pemerintah Kota…
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin yang akrab disapa Appi, menegaskan bahwa pendidikan…
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pendidikan resmi meluncurkan Sistem Penerimaan Murid Baru…
This website uses cookies.