Site icon Trotoar.id

Nurdin Abdullah: Luwu Raya Cocok Jadi Ibu Kota Porvinsi

IMG 20190622 WA0038

TROTOAR.ID, MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah mewacanahkan akan memindahkan ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan dari Makassar ke tanah Luwu Raya

Hal tersebut diungkapkan Nurdin Abdullah dihadapan sejumlah tokoh masyarakat Kabupaten Luwu raya saat memaparkan proyeksi pembangunan di tanah Luwu Raya

Apa lagi dengan kondisi alam dan geografis wilayah di tanah Luwu raya dianggapnya sangat layak menjadi ibu kota Provinsi.

“Kalau ada wacanah saya anggap Tanah Luwu wilayah yang layak untuk dijadikan ibu kota Provinsi, sebab Luwu raya lebih berpotensi dari wilayah lainnya, “Ungkap Nurdin Abdullah

Mantan bupati bantaeng dia periode tersebut menilai kondisi Luwu Raya yang saat ini masih utuh, baik potensi pertanian, maupun perkembangan dunia pendidikan layak ditempati sebagai ibu kota.

“Saya yakin dan percaya, Luwu Raya akan menjadi masa depan untuk Sulawesi Selatan. Luwu Raya masih virgin,” Tambah Nuurdin Abdullah kepada tokoh-tokoh Luwu Raya di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Jalan Jendral Sudirman Makassar.

Dikesemoataj tersebut, Nurdin Abdullah juga menyampaikan jika pemerintah provinsi Sulsel saat ini lebih fokus membangun infrastruktur yang ada di Luwu raya

Seperti pembangunan di Kota Palopo, Luwu, Luwu Utara dan Luwu Timur.,tinggal bagaimana kedepan, agar memanfaatkan dengan baik sumber daya alam oleh masyarakat Luwu Raya sendiri.

“Kami sangat konsentrasi untuk Luwu Raya. Masa depan Sulsel ada di Luwu Raya. Tapi sumber daya alam belum di kelola secara baik,” kata mantan Sekjen Apkasi Indonesia ini.

Selain itu kata dia, Jumlah item pembangunan untuk wilayah Luwu Raya dan Toraja Utara dan Tana Toraja pemrov akan mengelontorkan anggaran sebesar Rp 1,36 triliun untuk membenahi ruas jalan sepanjang 211.22 kilometer

Juga Pemrov mempersiapkan anggaran untuk pembangunan jalan dari Sabbang – Tallang, Labiri – Seko dan Rampi – Bts Sulteng sepanjang 211.22 kilometer dengan estimasi anggaran sebesar Rp 735.43 miliar.

Olehnya itu, Nurdin Abdullah juga berharap tetap terbangun komunikasi dengan semua pihak yang ada di Luwu Raya. Bahkan alumni Unhas Makassar ini meminta tokoh-tokoh tersebut langsung melaporkan kepada Pemprov Sulsel mengenai pembangunan infrastruktur Luwu Raya.

“Saya berharap ini bukan pertemuan pertama. Kalau ada yang mau disampaikan langsung hubungi saya atau datang langsung ke kantor gubernur. Kita sudah punya Baruga Lounge untuk menerima semua tamu,” pungkasnya. (Upi)

Exit mobile version