11 Desember Sampai 5 Maret KPU Buka Pendaftaran Dukungan Pasangan Calon Perseorangan

0
48

TROTOAR.ID, MAKASSAR — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten dan Kota yang menggelar pilkada baru akan membuka pendaftaran penyerahan dukungan bagi pasangan bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah yang maju melalui jalur perseorangan pada 11 desember hingga 5 maret 2020 mendatang. 

Hal tersebut disampaikan oleh Kabag Humas KPU Sulsel Asrar Marlang, yang menyebutkan proses tersebut sebagai penyerahan dukungan, untuk selanjutnya dukungan tersebut di verifikasi oleh KPU, berdasarkan sebaran dukungan masyarakat melalui fotocopi E-KTP yang dilampirkan pasangan calon. 

Baca Juga  Bertemu Sanusi Baco, Fadli Ananda Mohon Dukungan

“Iya benar 11 desember sampai 5 maret kita sudah bukan penyerahan dukungan untuk calon kepala daerah yang menggunakan jalur perseorangan,” Kata Asrar marlang 

Asrar menyebutkan penyerahan dukungan tersebut juga diatur dalam PKPU nomor 15 tahun 2019, dan untuk dukungan pasangan calon perseorangan harus tersebar di 50+1 dari jumlah kecamatan yang ada di setiap daerah yang menggelar pilkada.

Dokumen yang diserahkan ke KPU selanjutnya akan diverifikasi secara faktual, yang dilakukan oleh tim di setiap tingkatan nantinya, sehingga proses verifikasi dukungan pasangan calon perseorangan di dahulukan, nanti setelah verifikasi dianggap memenuhi syarat barulah pasangan calon perseorangan akan mendaftar bersama dengan calon usungan partai politik . 

Baca Juga  Daftar Jadi Calon Walikota, SADAP Ingin Bangun Makassar Bersama PDIP

“Nanti setelah, verifikasi dilakukan dan dianggap memenuhi syarat maka baru kandidat boleh mendaftar, sebagai bakal calon ke KPU,” jelasnya  

Dan untuk calon perseorangan sendiri, kata PLT sekretaris KPU Kota Makassar, pasangan calon harus mengumpulkan 6,5 persen dari jumlah daftar pemilih pada pemilu kemarin, dan syarat itu tertuang dalam PKPU 15 tahun 2019 dan UU Pilkada. 

Baca Juga  Tahar Rum Dan Indah Resmi Daftar di PDIP

Dia mencontohkan, Kota Makassar, kandidat yang akan maju di Makassar, harus mampu mendapat dukungan sebanyak 650 ribu fotocopy E-KTP yang disertai dengan pernyataan dukungan masyarakat yang tertuang dalam B.1 KWK 

“Jadi pasangan calon yang akan maju pilkada melalui jalur perseorangan harus mengumpulkan 6,5 persen dukungan masyarakat dari jumlah DPT pemilu, dengan sebaran 50+1 persen sebaran, yang disertai dengan fotocopy E-KTP dan Dukungan B.1 KWK,” Pungkas Asrar Marlang Humas KPU Sulsel (***)