TROTOAR.ID, SINJAI – Aman salah satu warga Kelurahan Lappa keluhkan air Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) yang tersa asin Sabtu, (2/11/2019).
Ia menuturkan sudah hampir satu bulan ini dirinya menggunakan air yang tersa asin tersebut, bahkan katanya hampir sebagian besar warga di daerahnya terkenapa dampak dari perubahan air tersebut.
“Kami terpaksa menggunakan meski terasa asin, karena itu menjadi satu-satunya sumber air yang bisa digunakan” katanya.
Ia juga mengeluhkan pembayaran, karena apibala terlambat satu hari saja warga dikenakan denda, sementara bila ada kerusakan yang seperti ini harus menunggu berbulan-bulan.
“kalau lambat bayar satu hari saja, kami didenda namun kalau asin begini berbulan-bulan, kenapa tidak ada solusi,” keluhya.
Menanggapi keluhan tersebut, Direktur PDAM Kabupaten Sinjai Suratman Menyampaikan penyebab dari asinnya air tersebut diakibatkan jebolnya tanggul penahan yang telah dibuat.
“Kami sudah membangun tanggul penahan, namun saat ini jebol dan sementara kita perbaiki bersama karyawan untuk menambah ketinggian tanggul, memang kalau musim kemarau air laut yang asin masuk ke tempat penampungan” Jelas Suratman.
Sekadar diketahui bendungan sementara setinggi 2 meter, di kawasan Sungai Tangka untuk mencegah gangguan di sumber air baku PDAM yang dibangun sejak Senin (30/9/2019) beberapa bulan lalu. (Musliadi)
MAKASSAR, Trotoar.id — Ketua Panitia Musyawarah Besar Ikatan Keluarga Alumni Universitas Hasanuddin (Mubes IKA Unhas),…
MAKASSAR, Trotoar.id — Musyawarah Besar Ikatan Keluarga Alumni Universitas Hasanuddin (Mubes IKA Unhas) resmi digelar…
MAKASSAR, Trotoar.id — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi PKS, Yeni Rahman, menghadiri Upacara…
MAKASSAR, Trotoar.id — Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi momentum strategis bagi Pemerintah Kota…
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin yang akrab disapa Appi, menegaskan bahwa pendidikan…
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pendidikan resmi meluncurkan Sistem Penerimaan Murid Baru…
This website uses cookies.