TRPTOAR.ID, MAKASSAR — Puluhan Pengemudi Ojek Online, mengadu ke DPRD Kota Makassar Perihal dugaan pemukulan terhadap salah seorang pengemudi Ojol oleh oknum petugas Dinas Perhubungan Kota Makassar
Di hadapan wakil ketua DPRD Kota Makassar, Nurhaldin para pengemudi meminta agar kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum petugas Dishub Makassar diselesaikan dan dipertemukan dengan pihak dishub untuk menyelesaikan persoalan yang terjadi sabtu malam lalu di anjungan pantai losari.
“Kami berharap kepada dewan agar secepatnya mempertemukan kami dengan pihak Dishub takutnya teman teman di lapangan jika ketemu degan Dishub terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ucapnya pada Wakil Ketua III DPRD Makassar, Andi Nurhaldin Halid di Ruang Aspirasi.
Dihadapan wakil ketua DPRD Kota Makassar, Asriadi menyampaikan beberapa hal termasuk perlakuan intimidasi yang sering dihadapi driver ojol
Sehingga dengan keluhan ini, DPRD dapat memberi rasa nyaman kepada pengendara Ojol, termasuk meminta kepada semua pihak untuk menghargai profesi ojek online
“Kita menganggap sepanjang tidak ada pemukulan masih bisa dibicarakan tapi ini sudah jelas (ada pemukulan),” ujarnya.
Sementara Wakil Ketua DPRD Makassar Nurhaldin yang menemui perwakilan driver Ojol mengaku akan segera memediasi pertemuan komunitas Ojol dengan Dishub Makassar, agar persoalan yang terjadi dapat diselesaikan dengan baik-Naik
“Saya akan coba komunikasi dengan dishub Makassar, nanti kita atur jadwal pertemuannya ,” ujar Nurhaldin.
Nurhaldin menganggap kejadian yang menimpa driver ojol karena adanya miskomunikasi antara pihak Dishub dengan pihak Ojol.
“Saya rasa ini cuma miskomunikasi dan kita akan mempertemukan dua belah pihak agar persoalan ini selesai dengan kekeluargaan, dan tidak saling merugikan, ” Pungkasnya (Ady)

