google-site-verification: google2bac01165fc720cc.html
class="post-template-default single single-post postid-36522 single-format-standard wp-custom-logo">

Home / Metro

Rabu, 11 Desember 2019 - 14:21 WIB

Gubernur Sulsel Tandatangan MoU dengan PT PLN dan PT Huadi Nickel

TROTOAR. ID, MAKASSAR, — Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemprov Sulsel PT. PLN Persero serta PT. PLN dengan PT. Huadi Nickel, di Ruang Rapim Kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo Makassar, Rabu, 11 Desember 2019.

Penandatangan nota kesepahaman antara Pemprov Sulsel dan PT PLN adalah dalam bidang pengalihan penggunaan listrik berbahan bakar diesel menjadi listrik PLN untuk beberapa industri besar yang ada di Sulsel.

Dalam kesempatan ini, Prof Nurdin menyampaikan penyederhanaan perizinan yang saat ini diberlakukan Pemprov Sulsel bagi para investor yang berdampak positif bagi pertumbuhan investasi di Sulawesi Selatan.

“Banyak yang mau investasi tapi karena birokrasi yang panjang menjadi problem, tapi, untuk itu saat ini Sulsel melakukan penyederhanaan perizinan bagi investor,” ungkap Nurdin di hadapan Bupati Bantaeng, GM PT. PLN dan seluruh OPD lingkup Pemprov serta Pemda Bantaeng.

Baca Juga  KPU Sulsel Jawab Alasan Misna Mundur Sebagai Ketua KPU

“Seluruh izin-izin kita sederhanakan, seluruh aturan-aturan baik Perpres, Perda kita permudah. Apa yang kita lakukan di Sulsel satu tahun terakhir satu tahun terakhir bagaimana kita sinergi. Dulu bertahun kita bergelut di perizinan saja, sekarang hanya hitung hari sudah selesai,” sambungnya.

Dengan proses perizinan yang sederhana, Nurdin Abdullah yakin bahwa Sulawesi Selatan akan menjadi daerah dengan tujuan investasi yang sangat menjanjikan, apalagi didukung dengan keadaan tenaga listrik yang memadai.

“Saya yakin Sulawesi Selatan akan menjadi pusat investasi, dengan kesiapan listrik kita saat ini,” kata kepala daerah dengan segudang karya ini.

Saat ini, daya mampu Pembangkit Sulawesi Selatan adalah 1.532 Mega Watt. Jumlah beban puncak adalah 1.181 MW, sehingga Sulsel surplus listrik sebesar 352 MW.

Baca Juga  Gubernur dan Ketua DPRD Launching Cafe Milik Arum Spink

Pada kesempatan tersebut, Nurdin Abdullah juga menyampaikan perkembangan industri smelter yang berhasil menambah kapasitas tungku.

“Lebih hebatnya lagi awal hanya empat tungku tapi pak Bupati saat ini sudah menambahnya lagi empat tungku,” pungkasnya.

Sementara, General Manajer PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero Unit Induk Wilayah Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat (Sulselrabar), Ismail Deu berharap, kerjasama antara Pemprov Sulsel dengan pihak PLN bisa dijaga dengan baik demi kebutuhan masyarakat di Sulsel.

“Semoga kerjasama ini dapat dijaga sama-sama antara PLN dengan Pemprov Sulsel bagaimana kebutuhan masyarakat di Sulsel dan kebutuhan perusahaan besar juga yang ada di Makassar,” katanya(***)

Share :

Baca Juga

Metro

Gegara Nasi Bungkus, Tujuh Karyawan PT Aksara Grafika Makassar di PHK

Metro

Pasien PDP Meninggal Dunia, Kadis Kesehatan: Ke RS Dengan Keluhan Lemas

Metro

Hayat Gani Lantik Direktur RS Pertiwi

Metro

Bertemu Laode di KPK, Mulawarman Minta KPK Usut Dugaan Jual Beli Proyek di Sulsel

Metro

Berada di Luar Kota, Polisi Batal Minta Keterangan Irman YL

Metro

Polisi Selidiki Penyebab Tewasnya Karyawan Grand Mall Maros

Metro

Eks Komisioner: KPU Makassar Memiliki Randis Dari APBN

Metro

Polisi Endus Dugaan Tipikor Dispora Makassar