Trotoar.id,Makassar – Sehubungan dengan banyaknya potensi atau kejadian yang rawan terjadi, Seperti fenomena tanah berlobang di Kabupaten Maros,Sulawesi Selatan.
Kini, Himpunan Ahli Teknik Tanah Indonesia (HATTI) cabang Sulsel akan melakukan studi dan survey. Guna mengidentifikasi struktur tanah yang terletak dibawah.
“Teknologi yang ada sekarang sudah sangat memungkinkan untuk kita lakukan studi untuk bisa mengetahui lebih awal di mana tempat-tempat yang kita bisa lakukan mitigasi,”ujar Abdul Rahman Jamaluddin selaku Wakil Ketua Umum HATTI Sulsel.
Abdul Rahman menambahkan, melihat dari profil tanah kemungkinan terbesar adanya di Kabupaten Maros. Untuk itu pihaknya akan menggandeng bidang ilmuan untuk melihat potensi.
“Saya melihat dari biologi kemungkinan terbesar ada di Kabupaten Maros,”tambahnya.
Disamping itu, Abdul Rahman mengungkapkan dengan banyaknya dataran tinggi yang masih memiliki poros tanah kapur. Pihaknya akan terus melakukan mitigasi.
“Dengan adanya simbol yang ada sekarang ini harus lebih komperhensif karena potensi itu kemungkinan terjadi, untuk itu kita tau bahwa harus melakukan mitigasi, mitigasi berarti kan kita tahu potensi itu ada, “pungkasnya.
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Sejumlah anggota DPRD Kota Parepare mengajukan usulan agar aset lahan seluas sekitar…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Nilai-nilai moral dan kearifan lokal Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali digaungkan melalui…
MAKASSAR, ROTOAR.ID — Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI-PGRI) Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali menorehkan…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, melakukan peninjauan langsung terhadap progres pengerjaan…
MAKASSAR, Trotoar.id — Putaran kedua Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Drag Race IMI 2026 resmi berakhir dengan…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, secara resmi menutup rangkaian kegiatan Tudang Sipulung…
This website uses cookies.