Pemprov Dianggap Arogan, DPRD Mari Selesaikan Mattoangin Dengan Kepala Dingin

0
84

TROTOAR.ID, MAKASSAR — Sikap arogan yang ditunjukkan Pemerintah Provinsi terhadap Yayasan Olahraga Raga Sulawesi Selatan (Sulsel) menjadi salah satu pemicu terjadinya bentrok antara satpol PP-Polisi dan Masyarakat Rabu Kemarin 

Bahkan dalam rapat dengar Pendapat (RDP) antara Pemerintah Provinsi YOSS dan DPRD Sulsel menemukan fakta baru dimana Pemerintah Provinsi dianggap telah melanggar komitmen untuk menyelesaikan Konflik Stadion Mattoangin secara kepala dingin 

Hingga keributan yang terjadi kemarin juga mengakibatkan beberapa pihak mengalami luka-luka akibat bentrokan dua kubu 

Apalagi kepemilikan lahan Kawasan Olahraga Mattoangin kini masuk dalam proses hukum sengketa di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Makassar yang mempersoalkan surat pencabutan izin pengelolaan Stadion Barombong nomor:503/6038/B.Aset tertanggal 26 Agustus 2019 

Baca Juga  Pilkada Serentak PAN Incar Balon Petahana

Selain itu, DPRD Sulsel juga telah mengeluarkan surat rekomendasi tertanggal 17 Mei 2019, nomor: 426/165/DPRD yang ditujukan kepada Gubernur Sulawesi Selatan 

Dimana dalam surat tersebut DPRD merekomendasikan agar kiranya Pemprov Sulsel bersama YOSS melakukan kerja sama dalam tata kelola Stadion mattoangin, serta merekomendasikan ganti rugi jika Pemerintah Provinsi mengambil alih lahan/aset tersebut 

Hingga YOSS dalam suratnya yang di tembuab ke DPRD Sulsel, mengungkapkannya jika kepemilikan sertipikat atau lahan atau objek yang disengketakan merupakan sertipikat hal pakai nomor 40 tahun 1987.

Baca Juga  Nampil di Makassar, FDj Nisa Beiby Akan Bermalam Minggu Bersama Zona Holic

Apalagi YOSS menuliskan dalam suratnya ika Pemprov Sulsel sejak 1982 hingga saat ini tidak pernah menguasai, mengelola lokasi kompleks KOR Mattoangin, namun dikelola oleh YOSS

Landasan surat tersebut lalu hingga YOSS bersikukuh bertahan di Stadion Mattoangin, namun pihak YOS juga mengatakan akan angkat kaki dari KOR jika mana keputusan hukum nantinya tidak berpihak pada YOSS. 

“Kami bukan ingin menguasai tetapi kami ingin proses hukum di PTUN dihargai sampai adanya  keputusan yang berkekuatan hukum tetap, ” Kata Ketua Yayasan YOSS Andi Karim dalam RDP 

Baca Juga  Pecahkan Masalah Sampah, Pemprov Gandeng PT Glendale Partner

Hingga DPRD Sulsel meminta agar semua pihak dapat menghargai proses hukum termasuk menahan diri dan tidak ada lagi eksekusi atau bertahan di objek yang disengketakan sebelum Pemain dalam hal ini Gubernur Sulsel dan YOSS menggelar pertemuan 

“Ini sebenarnya bisa selesai dengan adem jika kita menyikapinya dengan kepala dingin, dan menahan diri sampai ada kesepakatan antara dua belah pihak, yang jelas kami akan menjembatani pertemuan antara YOSS dan Gubernur agar persoalan Mattoangin selesai dengan adem dan sejuk,” Kata Ketua Komisi W DPRD Sulsel Rusdin Tabi (***)