Categories: Nasional

Negosiasi Berhasil Ijtima Ulama 2020 Ditunda, Pemda Gowa Kirim Tim Medis

TROTOAR.ID, MAKASSAR — Setelah Pemerintah Kabupaten Gowa Bersama Jajaran Polres Gowa dan Dandim Gowa, melakukan negosiasi agar  pelaksanaan Ijtima ulama Asia tahun 2020 yang digelar di Pakatto Kabupaten Gowa diundur akhirnya menemui titik temu 

Dimana Panitia menyatakan siap  membatalkan agenda terbesar tersebut demi menangkal penyebaran virus Corona yang saat ini melanda beberapa daerah di Indonesia 

Àcara yang dihadiri ribuan orang dari beberapa negara dan wilayah di Indonesia tersebut juga akan diisolasi hingga satu persatu peserta akan menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum mereka dipulangkan ke daerah asal masing-masing. 

Bupati Gowa Adnan Purichta IYL melalui postingan di akun Instagram-nya, mengucapkan terimakasih kasih atas perhatian panitia yang bersedia menunda pelaksanaan akbar Ulama tersebut guna menjaga penyebaran virus yang berasal dari Wuhan China 

“Alhamdulillah, pelaksanaan ijtima dunia di Gowa ditunda/dibatalkan. Kita juga sepakat untuk mengisolasi sementara pesertanya dan mengupayakan kepulangannya,” tulis Adnan di IG-nya, Rabu malam (18/3).

Pemerintah Kabupaten Gowa bersama  pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, melakukan upaya menyikapi pelaksanaan Ijtima Dunia 2020 Zona Asia dengan menyiagakan petugas penyemprot disinfektan di sekitar lokasi kegiatan di Kecamatan Bontomarannu.

Hingga bupati Gowa menyampaikan jika penyemprotan disinfektan akan dilanjutkan kembali, keesokan harinya dan berharap peserta tidak berpergian kemana-mana sampai pemerintah memulangkan mereka. 

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, mengeluarkan surat penyampaian penundaan kegiatan Ijtima Dunia 2020 Zona Asia yang dihadiri oleh perwakilan dari 9 negara.

“Berdasarkan arahan bupati dengan dikeluarkannya surat edaran, maka semua kegiatan di Kabupaten Gowa untuk sementara ditunda termasuk Ijtima Asia ini,” ujar Sekretaris Daerah Gowa Muchlis.

Muchlis mengatakan surat edaran yang dikeluarkannya itu merupakan langkah antisipasi dalam mencegah penularan virus corona di wilayahnya yang rawan ditularkan dari perwakilan beberapa negara tersebut.

“Surat edaran ini dikeluarkan melalui beberapa pertimbangan dan juga sebelum dikeluarkan itu dirapatkan terlebih dahulu dengan unsur pimpinan, TNI/Polri, Camat dan pemerintah desa,” katanya.

Untuk diketahui, ijtima dunia ini sedianya diikuti lebih 8.000 peserta dari 48 negara. Sebanyak 411 warga negara asing yang tergabung dalam ijtima dunia ini, juga telah berada di Gowa.(**) 

Suriadi

Share
Published by
Suriadi

BERITA TERKAIT

Wali Kota Makassar Raih Paritrana Award, Bukti Komitmen Lindungi Pekerja Rentan

JAKARTA, TROTOAR.ID – Pemerintah Kota Makassar kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih Paritrana…

6 jam ago

Pemkab Sidrap Dorong Konsumsi Telur demi Cegah Stunting

SIDRAP, TROTOAR.ID – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus menggencarkan upaya pencegahan stunting melalui edukasi…

11 jam ago

55 Anggota BPD Dilantik, Bupati Andi Utta Tekankan Sinergi Bangun Desa

BULUKUMBA, TROTOAR.ID – Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf melantik sebanyak 55 anggota Badan Permusyawaratan…

11 jam ago

Wakil Wali Kota Makassar Terima Audiensi Brighton Property, Bahas Akses Hunian Terjangkau

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham menerima audiensi jajaran Brighton Property…

13 jam ago

Wabup Sidrap Distribusikan Tablet Tambah Darah, Dorong Pencegahan Stunting Sejak Remaja

SIDRAP, TROTOAR.ID – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus memperkuat komitmen dalam mencetak generasi sehat…

14 jam ago

Jufri Rahman Dorong Pemkab Luwu Terapkan Manajemen Talenta ASN

MAKASSAR, Trotoar.id – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Jufri Rahman mendorong Pemerintah Kabupaten Luwu untuk…

14 jam ago

This website uses cookies.