Site icon Trotoar.id

Akibat Corona 397 Pekerja di Sulsel di PHK dan 12.197 Dirumahkan

img 660 442 darmawan b 1477448019tang e1586547473436

Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sulsel

TROTOAR.ID, MAKASSAR — Pendemi virus corona saat ini memberikan dampak ekonomi yang sangat dirasakan oleh masyarakat saat ini, hingga sebanyak 12.197 pekerja dirumahkan dan 397 l mengalami pemutusan Hubungan Kerja (PHK) 

Hal tersebut diungkapkan oleh kepala dinas Tenaga Kerja Provinsi Sulawesi Selatan Andi Darmawan Bintang yang menyebutkan jumlah Pekerja yang  di PHK berasal dari 970 perusahaan yang beroperasi di Sulsel. 

“Ada 397 pekerja di PHK dan 12.197 yang dirumahkan dan semuanya berasal dari 970 perusahaan, ” Jelasnya 

Menurut Darmawan, langkah pengusaha merumahkan dan melakukan PHK terhadap pekerja lantaran kondisi keuangan perusahaan anjlok atau tidak mendapatkan keuntungan 

Wawan sapa nak Akrab Dimana Bintang menyebutkan jika perusahaan yang melakukan pemutusan hubungan kerja tersebut beroperasi di Kota Makassar, Kabupaten Gowa hingga kota Palopo. 

“Pekerja yang paling banyak kena PHK dari Kota Makassar dengan 224 orang, sementara Kabupaten Gowa, 65, kemudian Kota Palopo ada sebanyak 64 orang,” jelasnya.

Selain. Itu ada 7.893 pekerja di kota Makassar yang dirumahkan, kemudian Tana Toraja sebanyak 1.616 pekerja Dan kabupaten sinjai sebanyak 839 orang 

Sehingga mereka yang dirumahkan bahkan yang di PHK lanjutnya dapat mengikuti  pemerintah melalui kartu prakerja. 

Diketahui Untuk Sulawesi Selatan sendiri mendapat jatah kartu pra kerja sebanyak 158 ribu dan itu di khususkan bagi pekerja yang dirumahkan maupun di PHK atau orang yang sedang menganggur (***)

Exit mobile version