TROTOAR.ID, MAKASSAR — Gubernur Sulawesi Selatan menunjuk Prof Rudy sebagai pengganti Penjabat Walikota Makassar Prof Yusran Yusuf yang kurang dari dua bulan menjabat sebagai Walikota Makassar.
Pelantikan Penjabat Walikota Akan dilakukan Gubernur Sulsel pada jumat 26 Juni 2020 d rumah jabatan Walikota Makassar, yang sekaligus menyerahkan SK pengangkatan sebagai penjabat walikota Makassar.
Pengamat Politik Universitas MUhammadiyah Luhur Prianto menyebutkan jika pergantian penjabat walikota akan menimbulkan persepsi yang membingungkan masyarakat atas proses pergantian yang begitu mendadak.
“Jelas ini akan membuat masyarakat bingung dengan pergantian yang secara mendadak ini,.hingga [erganmtan ini menunjukkan kualitas kepemimpinan Gubernru dalam mengisi kekosongan jabatan di Kota Makassar,” Kata Luhur Prianto
Luhur menilai proses pergantian kepala daerah yang secara mendadak ini, masyarakat disuguhi kepemimpinan less-direction dan penuh ketidakpastian.sehingga menimbulkan persepsi jika pergantian Walikota Makassar mengandung muatan politik jelang pilkada kota Makassar
Mengingat saat ini, konstalasi politik di kota makassar jelang pendaftaran cukup dinamis sehingga pergantian Penjabat walikota secara mendadak untuk mengawal kepentingan politik satu kelompok dalam pilkada kota makassar mendatang
“Hal itu tidak bisa dilepas sebab Pergantian seperti ini, hanya memperlihatkan kualitas kepemimpinan Gubernur Sulsel dalam mengawal transisi pemerintahan di Kota Makassar. Warga Makassar disuguhi kepemimpinan less-direction dan penuh ketidakpastian,” Tambah Luhur
Diketahui pergantian Walikota Makassar terjadi setelah PDIP mengusung Syamsul Rizal-Fadli Ananda di pilkada Makassar, yang dalam waktu dekat akan mengantongi rekomendasi usungan dari partai yang dulunya juga mengusung Nurdin Abdullah sebagai calon Gubernur Sulsel (***)

