Categories: NewsPolitik

Pertarungan Dua Kepala Daerah dan Anggota DPR RI di Musda Golkar, Pengamat: Yang Kantongi Diskresi Berpeluang

TROTOAR.ID, MAKASSAR — Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar sulawesi Selatan yang ke X yang akan digelar pada 25 hingga 27 Juli 2020 mendatang, dan muara ini akan menjadi pertarungan gengsi antara kepala daerah dan Anggota DPR RI. 

Dimana tercatat dalam Panitia ada dua kepala daerah yang mengambil formulir pendaftaran yakni Taufan Pawe (Walikota Parepare) dan Syamsuddin Hamid (Bupati Pangkep) semebtara tiga Anggota DPR RI yang juga ikut mengambil formulir pendaftaran Andi Rio Idris Padjlangi, Supriansah dan Hamka B Kady yang juga masuk dalam struktur DPP Golkar 

Namun untuk  para pengurus DPP yang akan bertarung di Musda Golkar terlebih dahulu harus mengantongi izin dari Ketua Umum untuk menjadi kompetitor pada Muara ke X Golkar Sulsel 

Selain para Anggota DPR RI dan Bupati ada empat kader Partai Golkar bangga juga mencoba nasib pada Musda Kali ini yakni Kadir Halid, Abdillah Natsir, Emir Baramuli dan Syamsul Alam Malarangen 

Pengamat Politik Universitas Muhammadiyah Luhur Priyanto menganggap kontestasi calon Ketua DPD Golkar Sulsel akan mempertaruhkan gengsi baik sebagai kepala daerah dan Anggota DPR RI 

“Jelas jika melihat komposisinya ini pertarungan Gengsi, namun jelas untuk lolos sebagai calon Ketua Golkar tidak mudah karena harus mengumpulkan 30 persen dukungan suara dari pemilik suara, ” Kata  Luhur 

Luhur menambahkan polarisasi kandidat Musda partai Golkar kali ini, menunjukkan jika dari 9 Kandidat calon Ketua Mayoritas berafiliasi dengan Nurdin Halid meskipun beberapa kandidat lainnya akan menjadi penantang dari kelompok Nurdin Halid 

Salah satu kandidat yang santer disebut menjadi lawan dari kelompok NH yakni Andi Rio Idris Padjalangi yang merupakan bakal calon yang tergabung dalam koalisi Kader Golkar TSM 

Selain Andi Rio Adana Nama Taufan Pawe yang juga bagian dari kelompok perlawanan kubu NH yang juga merupakan kelompok dari Golkar Pembaharuan, yang saat ini masih menunggu diskresi ketua umum. 

Dan jika salah satu dari Legislator Senayan menerima Rekomendasi Ketua Umum atau diskresi maka dialah yang cukup berpeluang untuk menjabat sebagai ketua Golkar Sulawesi Selatan. 

“Lihat saja siapa yang dapat diskresi dari tiga legislator, dan jika diskresi dikeluarkan maka yang diberi mandat berpeluang menjadi ketua DPD Golkar Sulsel, ” Kata Luhur (upi)

Suriadi

Share
Published by
Suriadi
Tags: Musda Golkar

BERITA TERKAIT

Tepat di Hardiknas, Andi Amran Sulaiman Kembali Pimpin IKA Unhas Periode 2026–2030

MAKASSAR, Trotoar.id — Tepat pada peringatan Hari Pendidikan Nasional, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman kembali…

3 jam ago

Mubes IKA Unhas: Andi Amran Sulaiman Kantongi Dukungan 84,5 Persen

MAKASSAR, Trotoar.id — Ketua Panitia Musyawarah Besar Ikatan Keluarga Alumni Universitas Hasanuddin (Mubes IKA Unhas),…

7 jam ago

Mubes IKA Unhas 2026 Resmi Dibuka, Jadi Momentum Strategis Arah Organisasi Alumni

MAKASSAR, Trotoar.id — Musyawarah Besar Ikatan Keluarga Alumni Universitas Hasanuddin (Mubes IKA Unhas) resmi digelar…

7 jam ago

Yeni Rahman Hadiri Upacara Hardiknas Sulsel 2026, Dorong Penguatan Kurikulum dan Fasilitas Sekolah

MAKASSAR, Trotoar.id — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi PKS, Yeni Rahman, menghadiri Upacara…

7 jam ago

Kado Hardiknas 2026, Munafri–Aliyah Perkuat Insentif Guru hingga Fasilitas Sekolah

MAKASSAR, Trotoar.id — Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi momentum strategis bagi Pemerintah Kota…

7 jam ago

Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Munafri Gaungkan Pendidikan Inklusif dan Berkualitas

MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin yang akrab disapa Appi, menegaskan bahwa pendidikan…

7 jam ago

This website uses cookies.