Categories: MetroNews

Menteri PPPA: Sulsel Layak Jadi Contoh Perlindungan Perempuan dari Hulu ke Hilir

TROTOAR.ID, MAKASSAR, —Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Bintang Puspayoga, menyebut upaya pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak yang dilakukan Pemprov Sulsel melalui Tim PKK dan DP3A dari hulu ke hilir layak menjadi contoh di Indonesia.

“Kegiatan nyata, saya sudah tahu karyanya Ibu Lies lebih dari lima tahun, yah tadi itu sudah aksi nyata terkait pemberdayaan perempuan melalui ketahanan pangan, anak-anak, taman baca dan taman bermain dan pusat pelayanan terpadu untuk korban kekerasan, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak dilakukan dari hulu ke hilir, bisa menjadi contoh untuk daerah lain,” kata Bintang Puspayoga di RS Labuang Baji, Selasa, 18 Agustus 2020.

Saat mengunjungi areal budidaya talas satoimo seluas lima hektar yang terletak di wilayah Gedung Olahraga Sudiang, Menteri Bintang mengatakan, upaya penguatan ketahanan pangan dan mengembangkan kemandirian ekonomi masyarakat merupakan upaya mencegah tindak kekerasan dan pelecehan pada anak dan perempuan dari hulu.

“Meningkatnya kasus-kasus kekerasan utamanya selama pandemi karena banyaknya masyarakat yang mulai stres dan tidak berpenghasilan, budidaya talas yang dikembangkan oleh kelompok tani bisa menjaga stabilitas ekonomi dan pangan keluarga, ini merupakan upaya,” ujarnya.

Sementara di hilir, Pemprov Sulsel telah menyediakan UPT Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) yang menyediakan layanan medis, konseling dan pendampingan hukum bagi perempuan dan anak korban kekerasan seksual.

“(Layanan) ini tahun sejak tahun 2017, layanan termasuk konseling, kasus kekerasan termasuk medis jika terjadi kekerasan, dalam bentuk pemeriksaaan dan perawatannya, dan kita juga mensupport dari sisi psikologisya, makanya di tim kita itu ada dokter spesialis anak, ada dokter kandungan untuk kasus kekerasan seksual, ada dokter psikiatri, bahkan kita siapkan dua rohaniawan,” jelas Direktur RS Labuang Baji, dr Andi Mappatoba.

Mappatoba mengatakan, unit pelayanan ini merupakan satu-satunya model percontohan di Indonesia saat ini.

“Pada 2019 ada sembilan kasus, tahun ini bertepatan dengan pandemi sudah ada enam kasus yang kami tangani,” ungkap Andi Mappatoba.

Menerima pujian Menteri Bintang atas kinerja PKK bersama DPPPA Sulsel, Lies mengatakan, kerja tim baik di PKK maupun di DPPPA .

“Alhamdulillah, kerja tim yang luar biasa sehingga kita bisa mencapai hal ini,” kata Lies singkat. (*)

Suriadi

Share
Published by
Suriadi

BERITA TERKAIT

46 Santri Tahfidz 30 Juz Diwisuda, Bupati Syaharuddin Tekankan Peran Besar Orang Tua

SIDRAP, TROTOAR.ID — Sebanyak 46 santri dan santriwati Tahfidz Al-Qur’an 30 juz resmi diwisuda dalam…

15 jam ago

Komitmen Sekolah Sehat, SMPN 2 Rappang Deklarasikan Kawasan Bebas Asap Rokok

SIDRAP, TROTOAR.ID — Komitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat ditegaskan melalui penandatanganan kawasan bebas asap…

15 jam ago

Sorotan Dapur MBG di Sulsel, Legislator Gerindra Desak Standarisasi Ketat dan Evaluasi Menyeluruh

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi Partai Gerindra, Andi Nirawati, melontarkan…

16 jam ago

Bupati Andi Utta Pesan Jemaah Haji Bulukumba Saling Menolong dan Jaga Kebersamaan

BULUKUMBA, TROTOAR.ID — Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, secara resmi melepas keberangkatan jemaah calon…

16 jam ago

Restu Kemendagri, Seleksi Direksi PDAM Makassar Dilanjutkan Tanpa Ulang Proses

JAKARTA, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar memastikan proses seleksi direksi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM)…

16 jam ago

Tekan Stunting, Wabup Sidrap Tegaskan Pentingnya Gizi Alami Tanpa Pengawet

SIDRAP, TROTOAR.ID — Upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Sidenreng Rappang kembali diperkuat melalui intervensi…

20 jam ago

This website uses cookies.