Makassar,Trotoar.id – Setelah 24 jam ditahan di Kantor Direktorat Polairud Polda Sulsel, hari ini tiga pers mahasiswa (Persma), satu mahasiswa, dan 7 nelayan Kodingareng telah dibebaskan.
Dipantau oleh jurnalis Trotoar, sekitar pukul 12.25 Wita mereka keluar dari pintu gerbang Kantor Polairud lalu dijemput oleh ratusan massa di Jalan Ujung Pandang, Makassar, Minggu, (13/9).
“Sudah dibebaskan oleh Polairud Polda Sulsel,” Kata Ady Anugrah Pratama, Tim LBH Makassar.
Salah satu Persma mengaku kaget, “Kenapa bisa seramai ini,” kata Mansur yang merupakan Jurnalis Barrupos sekaligus pimpinan redaksi Lembaga Persma di Universitas Muslim Indonesia.
Mansur mengaku mendapat represifitas oleh aparat kepolisian saat ditangkap, “Direpresilah, sejak kapan polisi tidak keras kalau melakukan penangkapan. Saat ditangkap, saya pake ID Card, dan ID saya dirampas oleh polisi, dan baju kaos dan kemeja saya robek,” ujarnya.
Mansut juga berpesan agar tetap lawan segala bentuk pengrusakan atas lingkungan, “Tegaklah seperti di awal,” katanya.
Sebelumnya, Mahasiswa dari berbagai kelompok datang bersolidaritas dan melakukan pendudukan di Depan Polairud Polda Sulsel. Di lain sisi, beberapa figur nasional seperti Dandhy Dwi Laksono, Haris Azhar ikut menyatakan sikap agar 3 Persma dibebaskan. (Alam)
MAKASSAR, Trotoar.id — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Rachmatika Dewi, memberikan…
MAKASSAR, Trotoar.id – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kota Makassar berlangsung dengan…
MAKASSAR, Trotoar.id – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kota Makassar berlangsung hangat…
MAKASSAR, Trotoar.id — Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kota Makassar hadir dengan…
MAKASSAR, Trotoar.id — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar terus memperkuat pemutakhiran data pemilih berkelanjutan…
Makassar, Trotoar.id -- Patahudding meninjau langsung lokasi pembibitan sekaligus pelatihan teknik sambung pucuk kakao di…
This website uses cookies.