Site icon Trotoar.id

Ini Penjelaskan Kabid Humas Polda Sulsel Soal Penangkapan 12 Penghadang Kapal

IMG 20200913 WA0077

TROTOAR.ID, MAKASSAR — Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo menjelaskan kronologis Penangkapan 12 orang saat menghadang kapal PT Bokalis yang melakukan pengrusakan pasir laut. 

Hingga dikatakan ke 12 orang tersebut telah melakukan pengrusakan Kapal dengan melemparkan bom molotov terhadap kapal pengeruk pasir laut QUEEN OFF NETHERLAND untuk proyek Makassar New Port 

“Mereka diamankan lantaran melakukan. pengrusakan terhadap kapal yang beroperasi mengeruk pasir untuk mega proyek new port, ” Kata Ibrahim Tompo melalui rilis yang diterima redaksi. 

Ibrahim menuturkan peristiwa pengrusakan terjadi Kapal bertolak dari Makassar New Port menuju titik lokasi quarry di taka copong kab. Takalar pada pukul 06.00 wita dan sampai pada jam 07.00 wita.

Dan pada Pukul 09.00 wita kapal didatangi beberapa nelayan dan walhi yang meminta menghentikan kegiatan dengan melakukan pelemparan batu dan Bom Molotov keatas dek kapal sehingga menimbulkan kebakaran di beberapa titik dan melakukan pemotongan kabel listrik peneumatic sehingga kapal tidak bisa melakukan pengerukan di satu sisi.

“Masyarakat ini melewati Kapal pengeruk pasir laut dengan Batu dan nomor molotov, hingga melakukan pemotongan kabel listrik peneumaric yang  mengakibatkan kabar tidak dapat beroperasi,” tambahnya 

Lanjut Ibrahim tepat pukul 09.30 wita tim tactical boat dan tim intel mendapatkan informasi dari pihak kapal Queen of netherland yaitu Syahbandar Yanto, yang menginformasikan bahwa kapal Queen didekati  oleh sekitar kurang lebih 20 katinting dan 3 perahu jolloro.

Kapal jolloro dan katinting tersebut langsung melakukan tindakan anarkis terhadap kapal Queen yaitu dengan melemparkan bom molotov dan merusak bagian kapal yakni kabel peneumatic listrik dan beberapa kabel lain yang tersambung ke drag head.

Mendapat informasi tersebut tim intel dan kapal taktikal Polairud segera menuju ke lokasi pengerukan (11 mil barat daya dari pulau kodingareng).

Setiba di lokasi, aparat Polairud menemui para demonstran yang sedang melakukan pengejaran dan pengrusakan  terhadap kapal Queen of netherlands, melihat hal tersebut semakin tak terkendali, aparat Polairud segera mengamankan beberapa orang yang diduga menjadi provokator dari aksi demonstrasi anarkis tersebut.

Pihak Polairud mengamankan 12 orang diantaranya Mahasiswa dan nelayan :ke Mako Ditpolairud Polda Sulsel untuk dilakukan pemeriksaan

Di akhir statemennya, Kabid Humas berharap Masyarakat agar jangan terprovokasi oleh upaya-upaya orang tertentu yang akhirnya menimbulkan efek Kamtibmas dan hukum. (***)

Exit mobile version