MAKASSAR, TROTOAR.ID– Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melalui Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar, Andi Khadijah Iriani dan Plt Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Makassar, Rahmat Mappatoba.
Keduanya angkat bicara terkait penolakan DPRD Kota Makasaar terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2020.
Menurut Rahmat Mappatoba bahwa langkah pemerintah adalah untuk pemulihan ekonomi nasional dan mendorong peningkatan pendapatan daerah.
“Apanya lagi yang tidak transparan, data-datanya lengkap. Ini kan mestinya masih bisa didiskusikan,” kata Rahmat Mappatoba dalam jumpa Pers yang diselenggarakan oleh Humas Pemkot Makassar di Rumah Jabatan Walikota MakassarJum’at, (2/10).
Selain itu, Andi Khadijah menyebutkan bahwa semua upaya ini adalah untuk destinasi demi menarik daya tarik orang dari luar.
“Kalau APBD Perubahan 2020 ini tidak bisa berjalan maka kita akan melakukan pelaporan ke Pemerintah Pusat,” ujarnya kepada Jurnalis Trotoar.id.
Tujuannya, kaya Andi Khadijah, tak lain untuk memperbaiki infrastruktur, saran dan prasarana untuk meningkatkan pendapatan daerah Makassar.(***)
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menghadiri puncak peringatan Hari Ulang Tahun (Anniversary)…
Walikota .akadsar, Munafri Arifuddin
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang inklusif dan…
JENEPONTO, TROTOAR.ID — Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan menggelar rapat koordinasi (rakor) dengan fokus…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Musyawarah Besar (Mubes) IKA Unhas yang digelar pada 1–3 Mei 2026 di…
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang yang juga Ketua Harian Ikatan Motor Indonesia Sulawesi Selatan,…
This website uses cookies.