Categories: NasionalNews

Ketua PB PMII : Musuh Mahasiswa DPR dan Pimpinan Parpol Bukan Aparat Keamanan

TROTOAR. ID, — Ketua Kaderisasi Nasional Pengurus Besar ( PB ) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia, Muhiddin Nur mengapresiasi gerakan serentak yang telah dibangun oleh sahabat PMII Se-Indonesia menyoal Omnibus Law UU Cipta Kerja. Kamis (08/10/20).

Menurut Muhiddin, gerakan yang dibangun oleh sahabat-sahabat PMII merupakan wujud dan cara untuk menyikapi realita sosial serta bentuk keberpihakan PMII terhadap kepentingan rakyat.

” Yang pertama, bahwa kita harus apresiasi sahabat-sahabat PMII yang telah menunjukan aksi solidaritasnya atas tindakan DPR dan Pemerintah yang hanya berpihak pada Pengusaha, Pemilik modal, Pemilik uang serta para pemilik kuasa dan mengabaikan keberpihakan terhadap kepentingan buruh ” Ungkapnya

Muhiddin juga berpesan kepada seluruh kader bahwa dalam melakukan unjuk rasa, target sebenarnya adalah DPR, Pimpinan parpol dan Pemerintah, bukan malah bermusuhan dan bentrok dengan pihak kepolisian

” Selanjutnya bahwa musuh kita bukan kepolisian serta pihak keamanan lainnya ,sehingga tidak perlu bagi kita untuk saling berhadap-hadapan dengan kepolisian, namun sasaran utama dan substansi gerakan kita sejatinya untuk meminta pertanggungjawaban DPR, Pimpinan Parpol ataupun pemerintah yang mengesahkan Omnibus Law RUU Cipta Kerja di luar batas kewajaran dan terkesan memaksakan kehendak ” Lanjut Muhiddin

Ketua PKC PMII Sultra 2014-2017 ini juga mengintruksikan kepada seluruh kader dan elemen gerakan agar tetap fokus dan konsisten mengawal gerakan yang di bangun hingga ada perppu yang dikeluarkan oleh Presiden untuk membatalkan omnibus law cipta kerja.

” Kita harus tetap konsisten pada gerakan dan isu yang di bangun dari awal, Presiden harus hadir mengakomodir kepentingan rakyat dengan mengeluarkan Perppu, sehingga penting bagi seluruh cabang maupun PKC PMII Se- Indonesia serta seluruh elemen Gerakan Mahasiswa dan Buruh untuk menyuarakan dan melakukan pressure serta menggeruduk kantor Parpol Pendukung Omnibus Law UU Cipta Kerja Mulai dari DPP, DPD, Maupun DPC di daerah masing-masing ” Tutup Muhiddin

Suriadi

Share
Published by
Suriadi
Tags: Unjuk rasa

BERITA TERKAIT

Bupati Luwu Buka Pelatihan Tenaga Kerja Terampil dan Tersertifikasi Angkatan Pertama

LUWU, TROTOAR.ID – Pemerintah Kabupaten Luwu terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program…

45 menit ago

Bawaslu Sulsel Dorong Generasi Muda Aktif Awasi Pemilu, Saiful Jihad Soroti Ancaman Politik Uang Digital

WATAMPONE, TROTOAR.ID – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Selatan mendorong keterlibatan aktif generasi…

51 menit ago

Kearifan Lokal Dinilai Efektif Cegah Pelanggaran Pemilu dan Penyimpangan Demokrasi

SENGKANG, TROTOAR.ID – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) menilai kearifan lokal memiliki peran strategis dalam…

55 menit ago

Wakil Bupati Luwu Hadiri Peringatan HUT ke-23 Luwu Timur, Dorong Penguatan Sinergi Luwu Raya

LUWU TIMUR, TROTOAR.ID – Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu, mewakili Bupati Luwu menghadiri…

1 jam ago

Didampingi Kepala Bank Sulselbar, Andi Utta Tinjau Payment Point Gedung Ammatoa

BULUKUMBA, TROTOAR.ID – Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, meninjau langsung layanan Payment Point Badan…

1 jam ago

Pelajar 17 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia Usai Jatuh dari Tebing Apparalang

BULUKUMBA, TROTOAR.ID — Tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban jatuh di tebing wisata Apparalang, Desa…

17 jam ago

This website uses cookies.