Makassar, Trotoar.id- Calon Wakil Walikota Makassar, Fadli Ananda, menegaskan kualitas umat Islam banyak dipengaruhi kemampuan umat menyiapkan generasi muda muslim berkualitas.
Tugas itu, di mata Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama ini, banyak diperankan oleh pesantren-pesantren yang selalu berhasil mencetak kader umat andal.
“Peran penting pesantren ini adalah pondasi kualitas keumatan. Sepanjang peran itu masih berjalan, jangan khawatir umat Islam tertinggal,” ungkap Fadli Ananda, Jumat (23/10).
Mantan pembalap mobil ini menilai selama ini, pesantren selalu berhasil mencetak kader umat yang berkontribusi besar pada kemajuan bangsa ini.
“Semua bidang, selalu ada mantan anak santri yang kemudian menjadi orang penting. Di politik, bisnis, aneka profesi, alumni pesantren pasti hadir mewarnai. Bangsa ini harus berterima kasih pada pesantren,” tegas putra sesepuh NU Sulsel, Prof Iskandar.
Sederet tokoh NU Sulsel yang hadir mengharapkan Fadli bisa memenangkan pilwalkot Makassar bersama dengan Doktor Syamsul Rizal, KH Sanusi Baco juga hadir.
Fadli sungkem dan memohon doa kepada Ketua NU Sulsel itu Nahdhiyyin tak lupa meminta foto bersama dengan Fadli diiringi ucapan harapan kader NU tulen akhirnya kembali bisa mengisi tampuk pemerintahan di Makassar.
“Ini adalah kesempatan emas NU punya kader tulen yang mengisi kursi wakil wali kota,” ucap salah satu kader senior NU Sulsel. (*)
Makassar, Trotoar.id — Strategi dekarbonisasi pada rantai pasok industri baterai dan kendaraan listrik (electric vehicle/EV)…
Makassar, Trotoar.id — Upaya penguatan sistem mitigasi banjir di Kota Makassar terus didorong melalui kolaborasi…
Makassar, Trotoar Id— Pembenahan menyeluruh di kawasan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Antang terus dilakukan oleh…
Makassar, Trotoar.id — Peluang investasi dalam pengembangan infrastruktur penerangan jalan umum (PJU) di Kota Makassar…
Makassar, Trotoar.id — Transformasi sistem pengelolaan sampah di Kota Makassar didorong tidak hanya melalui pembenahan…
Makassar, Trotoar.id — Upaya penguatan pendidikan demokrasi terus didorong oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu)…
This website uses cookies.