Categories: NewsPilkada

Revolusi Pendidikan ADAMA’ Diharap Bisa Atasi Keluhan Sistem Zonasi PPDB

TROTOAR.ID, MAKASSAR – Pasangan Mohammad Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi (Danny-Fatma) sudah menyiapkan solusi terkait keluhan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sekolah negeri sistem zonasi.

Solusi ini dipaparkan menjawab sejumlah keluhan ibu-ibu dalam kampanye tatap muka Fatma di Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, Rabu (4/11/2020).

“Setiap tahun ajaran baru anak-anak sekolah di sini selalu kesulitan masuk sekolah negeri. Apalagi sekarang sistem zonasi. Tidak ada sekolah negeri yang masuk zonasi Kelurahan Maccini Sombala,” kata Salma Dg. Kebo, warga setempat.

Salma yang juga salah satu ketua RT di Kelurahan Maccini Sombala mengatakan, sebenarnya bisa saja anak-anak di wilayahnya masuk sekolah swasta. Akan tetapi, persoalannya kemudian adalah biaya yang jauh lebih mahal ketimbang masuk sekolah negeri.

“Tolong diperjuangkan anak-anak di sini untuk masuk sekolah kalau Bu Fatma terpilih. Apalagi di sini juga banyak warga kurang mampu,” harap Salma.

Andriyani Wati, warga lainnya juga mengeluhkan hal serupa. Setiap ada kunjungan pejabat ke wilayahnya, kata dia, dirinya selalu menyampaikan soal susahnya anak-anak setempat masuk ke sekolah negeri.

“Di sini memang ada SD, tetapi yang tidak ada itu SMP. Setiap ada pertemuan dengan pejabat yang datang, kami selalu perjuangkan ini. Semoga Bu Fatma bisa perhatikan ini kalau terpilih,” kata Andriyani.

Mendengar keluhan warga, Fatma menyampaikan bahwa dirinya bersama Danny Pomanto sudah menyiapkan program untuk itu. Tertuang dalam visi revolusi sumber daya manusia (SDM) dan percepatan reformasi birokrasi menuju SDM kota yang unggul dengan pelayanan publik kelas dunia bersih dari indikasi korupsi.

“Saya dan Pak Danny punya program revolusi pendidikan, semua harus sekolah. Semua anak didik, SD dan SMP, tidak ada lagi alasan untuk tidak sekolah. Entah itu tidak mampu atau zonasi,” ujar mantan Anggota DPR RI ini.

Persoalan saat ini, kata Fatma, karena jumlah calon peserta anak didik tidak seimbang dengan jumlah sekolah yang tersebar di Kota Makassar. Namun, ADAMA’ telah menyiapkan formula untuk itu.

Salah satunya mendorong penambahan bangunan sekolah, baik SD maupun SMP. Sehingga semua bisa menikmati pendidikan.(***)

Suriadi

Share
Published by
Suriadi

BERITA TERKAIT

BARRU, TROTOAR.ID – Pemerintah Kabupaten Barru menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di…

32 menit ago

DWP Sulsel Salurkan Hewan Kurban, Sasar Kelompok Rentan di Makassar

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sulawesi Selatan kembali menunjukkan kepedulian sosial dengan…

20 jam ago

Pemprov Sulsel Raih Terbaik I Creative Financing Regional Sulawesi, Terima Insentif Rp3 Miliar

KENDARI, TROTOAR.ID — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan meraih penghargaan Terbaik I sebagai Provinsi Creative Financing…

20 jam ago

Progres Infrastruktur Melesat, Gubernur Sulsel: Jalan Panciro–Batas Makassar Capai 83,35 Persen

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, mengungkapkan progres pembangunan infrastruktur jalan dalam…

20 jam ago

Business Champion Australia Perkuat Kemitraan Ekonomi dalam Kunjungan ke Jakarta

JAKARTA, TROTOAR.ID — Business Champion Australia untuk Indonesia, Profesor Jennifer Westacott AC, menyelesaikan kunjungan kedelapannya…

20 jam ago

Kemnaker Fasilitasi Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Alumni MagangHub

JAKARTA, TROTOAR.ID — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memfasilitasi sertifikasi kompetensi secara gratis bagi alumni Program Magang…

20 jam ago

This website uses cookies.