Categories: DaerahPilkada

Langgar Aturan Debat Kandidat, Massa Paslon Bupati Tana Toraja Dibubarkan Paksa

TROTOAR.ID, Tana Toraja – Pasca debat kandidat Calon Bupati Tana Toraja tahap ke-II yang dilaksanakan di Hotel Grand Metro Permai, ada yang cukup menyita perhatian.

Saat itu, pasca debat kandidat, Kapolres Tana Toraja AKBP Sarly Sollu membubarkan paksa kerumunan massa Paslon di depan kantor Bupati Tana Toraja karena melanggar aturan Protokol Kesehatan (Prokes) terkait larangan berkumpul, Selasa (1/12/2020), sore. 

Bermula dari adanya kemacetan yang  diakibatkan oleh berkerumun simpatisan dari salah satu Paslon peserta Pilkada Tana Toraja sehingga dibubarkan oleh polisi.

Titik kemacetan itu terjadi tepat di depan kantor Bupati Tana Toraja, Jl Nusantara. 

“Perlu diketahui, berkerumunnya pendukung salah satu paslon tersebut mengakibatkan terjadinya kemacetan panjang, dan berpotensi mengakibatkan penyebaran covid -19 dari orang ke orang,” ujar Sarly Sollu, Rabu, (2/12/2020).

Karena himbauan tak diindahkan, para pendukung salah satu Paslon tersebut terus berjalan, beriringan, bahkan puluhan orang berdesak-desakan di atas mobil truk yang terus berjalan.

Sementara personil yang menyertainya melakukan upaya mengurai kemacetan yang terjadi.

“Yang dilakukan oleh kelompok pendukung tersebut telah melanggar protokoler kesehatan, dan juga dapat memancing terjadinya perubahan situasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, “Kami harus hentikan, pasca debat kandidat tidak boleh disertai dengan arak-arakan,” tegas dia. 

Diketahui, Pada Selasa (1/12) ini, bertempat di Hotel Grand Metro Permai, KPU Tana Toraja menggelar Debat Kandidat tahap ke-II peserta Pilkada Tana Toraja 2020.

Debat kandidat itu diikuti oleh 3 Paslon, yaitu Paslon nomor urut 1, Theofilus Allorerung – dr. Zadrak Tombeg, Paslon urut 2, Nicodemus Biringkanae – Victor Datuan Batara, dan Paslon urut 3 Albertus Patarru’ – John Diplomasi.

Sebelumnya, ada kesepakatan antara pihak KPU Tana Toraja dengan masing-masing paslon melalui LO-nya menyebutkan bahwa debat kandidat akan dilangsungkan tanpa kehadiran para pendukung.

Pihak KPU bahkan menyiapkan kendaraan khusus yang akan menjemput masing-masing Paslon dan juga mengantar pulang usai debat dilaksanakan. 

(Al/Hms)

Awal Febri

Share
Published by
Awal Febri

BERITA TERKAIT

Dua Bupati Golkar HIjrah, Bupati Soppeng: Maaf Belum

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Isu perpindahan sejumlah kepala daerah dari Partai Golkar ke partai lain mulai…

2 jam ago

Walikota Makassar, Pimpinan Upacara Hari Lahir Pancasila

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari…

5 jam ago

Wali Kota Makassar Hadiri Sannipata Waisak

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri kegiatan Sannipata Waisak dalam rangka Hari…

7 jam ago

Gubernur Sulsel Hadiri Sannipata Ummat Buddha

MAKASSAR, TROTOAR ID – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menghadiri Sannipata Waisak 2026 yang…

10 jam ago

Pemda Barru Peringati Hari Lahir Pancasila

BARRU, TROTOAR.ID – Pemerintah Kabupaten Barru menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di…

12 jam ago

DWP Sulsel Salurkan Hewan Kurban, Sasar Kelompok Rentan di Makassar

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sulawesi Selatan kembali menunjukkan kepedulian sosial dengan…

1 hari ago

This website uses cookies.