Seorang Nakes memegang vaksin covid-19 jenis Sinovac China, Jumat (22/1). Dok: Ltf
TROTOAR.ID – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengaku pusing lantaran ada 15% vaksinasi untuk tenaga kesehatan (nakes) batal karena berbagai macam masalah kesehatan.
“15 persen batal atau tertunda. Isunya adalah 15 persen tertunda atau ditolak vaksinasi saat skrining,” kata Budi pada sebuah diskusi di YouTube PRMN SuCi, Jumat (22/1).
Ia menambahkan, dari 15 persen itu masuk komorbid 4 persen, dan 11 persennya lagi karena darah tinggi.
Meski begitu, Budi bisa mengatasi masalah ini. Sementara Menkes menargetkan vaksinasi kepada 1,48 juta tenaga kesehatan selesai pada Februari 2021.
Menurutnya, orang Indonesia itu tidak sehat, ia menunjuk buktinya saja nakes tidak bisa divaksin karena tidak berbagai macam penyakit.
“Karena pas dateng (untuk divaksin) darah tinggi. Entah deg-degan pas dateng mau divaksin atau karena apa tuh. Jadi aku pusing dan mesti diberesin,” ucap Budi.
Menurut Budi, cold chain merupakan pangkal masalahnya. Di Indonesia, ada banyak daerah yang tidak sanggup menampung vaksin yang telah diberikan, sehingga balik lagi ke pusat.
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Isu perpindahan sejumlah kepala daerah dari Partai Golkar ke partai lain mulai…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri kegiatan Sannipata Waisak dalam rangka Hari…
MAKASSAR, TROTOAR ID – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menghadiri Sannipata Waisak 2026 yang…
BARRU, TROTOAR.ID – Pemerintah Kabupaten Barru menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sulawesi Selatan kembali menunjukkan kepedulian sosial dengan…
This website uses cookies.