Categories: DaerahKesehatanNews

Covid-19 di Luwu Utara Terus Meningkat, Satgas Minta Perketat Protokol Kesehatan

TROTOAR.ID, LUWU UTARA —– Angka penderita virus corona Covid-19 di Kabupaten Luwu Utara terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Hingga hari, Rabu 27 Januari 2021, tercatat sebanyak 27 kasus baruyan tersebar di delapan kecamatan, yaitu masing-masing Mappedeceng 7 kasus, Sukamaju (6), Tanalili (5), Baebunta (2), Baebunta Selatan (2), Sukamaju Selatan (2), Rampi (2), dan Sabbang (1). Dalam kurun waktu dua hari saja, terdapat tambahan 95 kasus baru konfirmasi positif Covid-19. Sebuah angka yang cukup mengkhawatirkan tentunya.

Melalui satgas Covid-19, pemerintah kabupaten Luwu Utara terus berupaya menekan laju penyebaran Covid-19 dengan memperkuat pelaksanaan contact tracing terhadap penemuan kasus baru dengan melibatkan TNI-Polri, dan mempertegas penegakan protokol kesehatan di setiap kegiatan, termasuk kegiatan sosial kemasyarakatan.

Langkah-langkah preventif yang dilakukan secara kolektif, tentu tidak akan maksimal jika masyarakat tidak mengambil bagian di dalam upaya-upaya preventif tersebut, utamanya disiplin menegakkan protokol kesehatan 5M.

“Sejak akhir 2020, penyebaran Covid-19 di Lutra terus terjadi, hingga saat ini terjadi peningkatan kasus yang luar biasa,” ungkap Komang dalam Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan Covid-19, Rabu 27 Januari 2021.

Rapat yang di gelar diruang Rapat Wakil Bupati menyebutkan, salah satu penyebab meningkatnya kasus adalah ketidakdisiplinan masyarakat menjalankan protokol kesehatan.

“Harus diakui, protokol kesehatan tidak berjalan dengan baik,” ungkapnya. Hal ini juga diperparah dengan angka kesembuhan yang masih di bawah target, yaitu 80,9%.

Untuk itu, ia mengajak semua pihak, kembali memikirkan langkah-langkah strategis yang harus dilakukan guna memutus mata rantai penularan Covid-19, dan menekan laju penularannya.

“Bukan cuma penegakan protokol kesehatan, terkait contact tracing, kita juga mengalami kendala. Kita ada 153 yang isolasi. Sebagian besar isolasi mandiri. Nah, yang isolasi mendiri ini perlu dikaji, bagaimana efektifnya juga, karena kalau kita katakan isolasi mandiri, tapi tidak mau di-kontak tracing, ini juga masalah serius bagi kita,” ujar dia mengingatkan.

Sementara Sekda Armiadi yang memimpin jalannya Rakor, mengatakan bahwa semua pihak harus ikut berkontribusi dalam penanganan Covid-19. Mengingat kasus konfirmasi positif Covid-19 sudah menjangkiti semua wilayah kecamatan di Kabupaten Luwu Utara.

“Sudah tidak ada lagi zona hijau di Luwu Utara. Kita ketahui bersama, Seko dan Rampi yang tadinya zona hijau sekarang sudah menjadi zona orange. Ini artinya, kita harus waspada, sambil melakukan langkah-langkah antisipasi dengan melibatkan semua pihak,” jelas dia.

Nah, apa yang harus dilakukan? Mantan Kadis Ketahanan Pangan ini tegas meminta untuk memperketat protokol kesehatan di setiap kegiatan. Tak hanya kegiatan pemerintahan saja, tapi juga kegiatan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat, seperti hajatan pesta pernikahan, aktivitas ekonomi, sampai kepada aktivitas di perkantoran.

“Kita harap apa yang sudah tertuang di dalam Peraturan Bupati yang sudah diterbitkan beberapa waktu lalu, bisa segera dijalankan dengan baik, dan harus betul-betul efektif,” tandasnya.

Selain Sekda Armiadi, turut pula hadir dalam rapat koordinasi ini, Ketua DPRD Luwu Utara Basir, Kapolres Luwu Utara AKBP Irwan Sunuddin, Perwira Penghubung Kodim 1403/Sawerigading Mayor Arm Syafaruddin, Perwakilan Kejari, Kakan Kemenag Nurul Haq, Kalaksa BPBD Muslim Muhtar, Kadis Kesehatan Marhani Katma, Kadis Pendidikan Jasrum, perwakilan Perangkat Daerah terkait, dan para Camat. Rumusan dari hasil rapat nantinya akan dilaporkan secara tertulis kepada Bupati untuk kemudian ditindaklanjuti. (Mr/LH)

Suriadi

Share
Published by
Suriadi

BERITA TERKAIT

Bupati Luwu Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Tegaskan Spirit Memuliakan Manusia Melalui Pendidikan

LUWU, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Luwu menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026…

4 jam ago

Munafri ke Jakarta Temui Bahlil, Sinyal Kuat Jelang Musda Golkar Sulsel

MAKASSAR, Trotoar.id — Ketua DPD II Partai Golkar Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dikabarkan bertolak ke…

4 jam ago

Wabup Luwu Tinjau Pengaspalan Jalan Poros Bolong–Lamasi, Target Rampung Sehari

LUWU, Trotoar.id— Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu, meninjau langsung proses pengaspalan jalan poros…

4 jam ago

Pansus LKPJ DPRD Makassar Tunda Pembahasan, OPD Diminta Serahkan Data Lebih Awal

MAKASSAR, Trotoar.id — Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) DPRD Kota Makassar menunda pembahasan…

4 jam ago

Pengamat: Pemerintahan Munafri–Aliyah Efektif, Kinerja Diakui Nasional dan Kepuasan Publik Tinggi

MAKASSAR, Trotoar.id — Kinerja Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin dan…

4 jam ago

Tanpa Penertiban, Warga Tamalanrea Bongkar Mandiri 6 Lapak di Atas Drainase

MAKASSAR, Trotoar.id — Upaya penataan kota di Makassar tak melulu bergantung pada penertiban pemerintah. Di…

4 jam ago

This website uses cookies.