Categories: DaerahNews

IDP Jadi Penerima Pertama Vaksin Covid-19 di Luwu Utara

TROTOAR.ID, LUWU UTARA — Menjadi penerima pertama vaksin Covid-19 di Kabupaten Luwu Utara, Bupati Indah Putri Indriani harus melewati berbagai tahapan atau proses vaksinasi terlebih dahulu sebelum dia disuntik vaksin Covid-19 oleh dr. Musmiani, Sp.D., pada acara Pencanangan Vaksinasi Perdana Covid-19, Senin (1/2/2021), di Puskesmas Masamba.

Tahapan pertama adalah pendaftaran. Di meja pertama ini, Indah terlebih dahulu harus mendaftarkan diri. Setelah itu, dia menuju ke meja kedua untuk proses pemeriksaan kesehatan atau screening, apakah dirinya layak menerima vaksin atau tidak.

Dalam proses screening, Indah diberikan beberapa pertanyaan oleh tim pemeriksa. Ada 13 pertanyaan yang diberikan. Di antaranya, Indah ditanya apakah dirinya mengalami demam dalam 7 hari terakhir, apakah dirinya mengalami diare dalam 7 hari terakhir, apakah memiliki riwayat penyakit jantung, hipertensi, ginjal atau gangguan penyakit lainnya.

Apakah dirinya mengalami gangguan imunologi atau memiliki riwayat alergi terhadap vaksinasi. Dari semua pertanyaan yang ditujukan, semua dia jawab, tidak.

Selesai menjawab pertanyaan, Indah kemudian menjalani pemeriksaan tekanan darah, gula darah, asam urat dan kolesterol. Hasil pemeriksaan orang nomor satu di Luwu Utara ini, semuanya normal, dan dia pun dipersilahkan menuju meja ketiga untuk dilakukan penyuntikan vaksin Covid-19. Indah terlihat santai.

Ketika jarum suntik menancap di lengan kirinya, dia melempar senyum ke semua tamu yang hadir.

“Alhamdulillah, aman dan lancar kok. Ayo, kita sukseskan vaksinasi ini,” kata Indah tersenyum usai disuntik vaksin.

Indah yang mengaku tidak melakukan persiapan khusus sebelum ikut vaksinasi Covid-19 mengatakan bahwa vaksinasi Covid-19 adalah upaya pemerintah untuk membangun imunitas massal di tengah masyarakat. Tentu dengan harapan, ketika pemerintah mengambil kebijakan “herd immunity”, maka kekebalan terhadap virus corona sudah terbentuk di dalam tubuh, sehingga masyarakat dapat beraktivitas normal kembali dengan situasi yang jauh lebih nyaman lagi. Untuk itu, dia mendorong semua masyarakat untuk ikut menyukseskan vaksinasi ini.

“Mohon dukungan kita semua untuk menyukseskan vaksinasi ini. Pandemi ini harus dihadapi bersama, tidak boleh ada ego,” tegas dia.

Meski begitu, usai divaksin, Indah meminta agar tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

”Jangan kendor, tetap patuhi protokol kesehatan, karena vaksinasi kedua masih akan kita lakukan 14 hari ke depan,” pungkasnya. Setelah Bupati Indah, disusul Kapolres Luwu Utara, dan Pabung Kodim 1403/Sawerigading, Sekretaris Dinas Kesehatan, Jubir Satgas Komang Krisna, serta tenaga kesehatan di Puskesmas Masamba. Semua divaksin dengan melewati empat tahap, sama seperti Bupati Luwu Utara. (LH)

Suriadi

Share
Published by
Suriadi

BERITA TERKAIT

Pemkab Luwu dan PT Masmindo Perkuat Fordes MATAPPA, Luncurkan Program Jaga Desa

LUWU, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Luwu bersama PT Masmindo Dwi Area memperkuat Forum Desa (Fordes)…

17 jam ago

Wawali Makassar Buka Simposium Nasional IKARGI XIII dan Konferensi Internasional 2026

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, resmi membuka The 13th National…

17 jam ago

Di Forum RUU Pangan, Wali Kota Makassar Tawarkan Solusi Smart Greenhouse

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menawarkan solusi pertanian modern berbasis smart greenhouse…

17 jam ago

Kemnaker Gandeng Boga Group Perluas Akses Kerja bagi Lansia

JAKARTA,TROTOAR.ID — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bekerja sama dengan Boga Group membuka peluang kerja bagi masyarakat…

17 jam ago

Lepas Sambut Ketua PA Sidrap, Bupati Tekankan Pentingnya Sinergi Lintas Lembaga

SIDRAP, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menggelar acara lepas sambut Ketua Pengadilan Agama…

18 jam ago

Jelang Musda Golkar Sulsel, Kedekatan Bahlil–Rahman Pina Jadi Sorotan

JAKARTA , TROTOAR.ID — Dinamika jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Selatan mulai menghangat.…

21 jam ago

This website uses cookies.