Categories: MetroNasional

Prof Yusran: Pj Wali Kota Kehilangan Akal Sehat

TROTOAR.ID, MAKASSAR – Ketua Tim Transisi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar terpilih Danny-Fatma, Prof Yusran Yusuf mengkritisi Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar Prof Rudi Djamaluddin. Bahkan, akademisi Unhas ini menyebut Pj wali kota seperti sudah kehilangan akal sehat.

Kontroversi teranyar adalah pencopotan kadis pariwisata Kota Makassar yang diduga disebabkan dana hibah pariwisata. Namun, bukan hanya itu, selama ini Pj wali kota tidak menunjukkan itikad baik terhadap wali kota terpilih.

“Misalnya tidak menghadiri tugas utamanya saat penetapan hasil pilkada di KPU, paripurna DPRD tentang penetapan KPU hasil pilkada, menutup komunikasi dengan wali kota terpilih. Bahkan memeriksa ASN yang bertemu wali kota terpilih yang dilakukan di luar jam kerja,” urainya.

Semestinya, lanjut Yusran, Pj wali kota memfasilitasi pertemuan dengan OPD Pemkot dan wali kota terpilih agar Visi Misi wali kota dapat diintegrasikan dalam APBD, RKPD dan RPJMD Makassar.

Lelang jabatan di Pemkot Makassar juga terkesan dipaksakan selesai sebelum pelantikan Danny Pomanto 17 Februari. Pengumuman hasil lelang jabatan hanya berselang 3 hari sebelum pelantikan wali kota terpilih.

“Saya kira publik bisa menilai. Selama ini kita merasa tidak ada itikad baik dari Pj. Makanya saya katakan sepertinya Pj ini sudah kehilangan akal sehat,” kata Prof Yusran.

Prof Yusran yang juga Mantan Pj wali kota Makassar mengingatkan, Pj wali kota bekerja untuk kepentingan masyarakat Makassar, bukan segelintir orang atau elite tertentu.

“Masyarakat telah memilih Danny-Fatma sebagai pemimpin Kota Makassar, harusnya Pj sadar posisinya yakni disumpah untuk melayani kepentingan masyarakat dan mengawal transisi pemerintahan,” katanya.

Prof Yusran saat ini ditunjuk sebagai ketua Tim Transisi Danny-Fatma. Tim transisi bekerja untuk mengawal program Danny-Fatma agar bisa bersinergi dengan OPD Pemkot Makassar.

Tim transisi beranggotakan pakar yakni Prof Yusran Yusuf sebagai ketua dan anggota Prof Amiruddin Ilmar, Prof Anwar Ramli, Dr Naida Main, dan Iqbal Djalil.

Suriadi

Share
Published by
Suriadi

BERITA TERKAIT

Sekretaris Kwarcab Sidrap Buka Musyawarah Ranting Baranti 2026

SIDRAP, Trotoar.id — Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Baranti menggelar Musyawarah Ranting (Musran) Tahun 2026…

6 jam ago

Di Pelantikan HDCI, APPI Tawarkan Makassar sebagai Pusat Touring Nasional

MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyambut positif berbagai event berskala nasional maupun…

6 jam ago

Pesan Wabup Nurkanaah untuk Wisudawan UT: Berikan Kontribusi Terbaik bagi Daerah

SIDRAP, Trotoar.id — Wakil Bupati Sidenreng Rappang, Nurkanaah, menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada acara wisuda…

6 jam ago

Makassar Tembus Peringkat Nasional Kota Toleran

MAKASSAR, Trotoar.id — Kepemimpinan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali menorehkan pengakuan di level nasional.…

7 jam ago

Tepat di Hardiknas, Andi Amran Sulaiman Kembali Pimpin IKA Unhas Periode 2026–2030

MAKASSAR, Trotoar.id — Tepat pada peringatan Hari Pendidikan Nasional, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman kembali…

10 jam ago

Mubes IKA Unhas: Andi Amran Sulaiman Kantongi Dukungan 84,5 Persen

MAKASSAR, Trotoar.id — Ketua Panitia Musyawarah Besar Ikatan Keluarga Alumni Universitas Hasanuddin (Mubes IKA Unhas),…

14 jam ago

This website uses cookies.