Komnas HAM Serahkan 16 Item Barang Bukti dan Rekomendasi ke Baraeskrim

Suriadi
Suriadi

Selasa, 16 Februari 2021 17:41

Penyerahan Barang Bukri dan rekomendasi Komnas HAM Atas Kasus KM5 0
Penyerahan Barang Bukri dan rekomendasi Komnas HAM Atas Kasus KM5 0

TROTOAR.ID, MAKASSAR — Sebanyak 16 Barang bukti hasil investigasi yang dilakukan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas Ham) kasus KM 50 yang menewaskan laska FPI diserahkan ke Mabes Polri 

Barang Bukti yang diserahkan oleh ketua penyelidikan  Komnas HAM Choirul Anam kepada Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi. 

Penyerahan Barang bukti tersebut ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima yang dilakukan dua institusi tersebut 

“Ada 16Item, Barang bukti yang diserahkan dan ini berbagai item dari (bungkusan) yang kami uji balistik dengan berita acara akan kami berikan dan berbagai temuan lain terkait 16item,” kata Anam.

Anam menambahkan penyerahan barang bukti tersebut diperlukan untuk kepentingan tindak lanjut dari rekomendasi komnas ham ke pihak Polri, dan berharap apa yang menjadi rekomendasi dapat ditindaklanjuti secara maksimal oleh Polri.

“Kenapa kami serahkan, karena memang ini guna kepentingan pelaksanaan rekomendasi dari Komnas ham khususnya untuk penegakan hukum. Jadi memang dari surat yang kami terima dari Reskrim menindaklanjuti rekomendasi dari Komnas HAM. Komitmen bersama ini akan ditindaklanjuti dengan maksimal dan serius. Dan kami berharap demikian,” ujarnya.di kutip pada laman detik.com

Sementara itu, Andi menyatakan barang bukti dan rekomendasi komnas HAM selanjutnya akan ditindak lanjuti. Namun kata Andi barang bukti yang diserahkan akan dipilah sesuai dengan kebutuhan penyidikan..

“Kita semua sudah menyaksikan tindak lanjut permintaan kami beberapa hari lalu sudah bisa terlaksana, kami penyidik Bareskrim sudah menerima penyerahan beberapa barang bukti yang terkait dengan peristiwa di Km 50, kami sudah menerima dan akan segera kami pelajari, akan kami pilah-pilah, tujuannya untuk membuat terang peristiwa,” tuturnya.

Sebelumnya, polisi telah mempelajari hasil investigasi yang diserahkan Komnas HAM terkait tewasnya enam laskar Front Pembela Islam (FPI) di ‘Km 50’ Tol Cikampek. Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono berkoordinasi dengan Komnas HAM untuk meminta barang bukti.

“Yang diterima oleh Polri dalam hal ini adalah hasil investigasi dari Komnas HAM yang berjumlah lebih-kurang 60 halaman. Dan sesuatu yang menjadi lebih penting untuk Polri dapat menindaklanjuti daripada permasalahan ini adalah barang bukti yang sampai saat ini masih dikuasai oleh Komnas HAM,” kata Rusdi dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (11/2).

Anam mengatakan penyerahan barang bukti tersebut diperlukan untuk kepentingan tindak lanjut dari rekomendasi Komnas HAM kepada Polri. Dia berharap rekomendasi tersebut dapat ditindaklanjuti secara maksimal oleh Polri.

“Kenapa kami serahkan, karena memang ini guna kepentingan pelaksanaan rekomendasi dari Komnas ham khususnya untuk penegakan hukum. Jadi memang dari surat yang kami terima dari Reskrim menindaklanjuti rekomendasi dari Komnas HAM. 

Penulis : Upi
Halaman

 Komentar

Berita Terbaru
Ketum SMSI Paparkan Tentang Teori Publisitas di Era Digital
News02 Maret 2021 21:39
Ketum SMSI Paparkan Tentang Teori Publisitas di Era Digital
TROTOAR.ID, MAKASSAR -- Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Medan Area, Prodi Ilmu Komunikasi menggelar seminar online bertajuk "Semilo...
Pilkades Serentak di Sinjai Digelar Bulan September 2021
Daerah02 Maret 2021 20:23
Pilkades Serentak di Sinjai Digelar Bulan September 2021
TROTOAR.id—Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Sinjai rencananya akan dilaksanakan pada bulan September 2021 mendatan...
Peletakan Batu Pertama Perumahan Polri di Sinjai
Daerah02 Maret 2021 19:38
Peletakan Batu Pertama Perumahan Polri di Sinjai
TROTOAR.id—Kapolres Sinjai AKBP Iwan Irmawan, meletakkan batu pertama pembangunan perumahan bagi personel Polres Sinjai yang berlokasi di Perumahan ...
KPK Sita Uang Tunai Saat Geledah Rumah Pribadi NA
Nasional02 Maret 2021 19:08
KPK Sita Uang Tunai Saat Geledah Rumah Pribadi NA
TROTOAR.id—Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah pribadi tersangka Nurdin Abdullah (NA) di Komplek Perumahan Dosen (Perdos) ...