SMSI Prihatin, Bahasa Kasar Selebgram Jadi Sorotan Publik

Suriadi
Suriadi

Sabtu, 20 Februari 2021 15:42

SMSI Prihatin, Bahasa Kasar Selebgram Jadi Sorotan Publik

TROTOAR.ID, MAKASSAR — Video klarifikasi Dimas Adipati salah seorang selebgram Makassar yang dinilai melanggar protokol kesehatan (protkes) kembali viral karena menggunakan kata kasar.

Video yang diunggah Dimas melalui instastory di akun instagramnya @dimsunstory itu ikut mengundang komentar Sekretaris Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulsel, Muh Fajar Thalib.

Kata dia, dalam memberikan klarifikasi harusnya bisa lebih bijak termasuk memperbaiki tutur kata. Apalagi jika seorang publik figur atau selebgram yang memiliki banyak pengikut.

“Adapun klarifikasi sendiri lewat medsos pribadi dimsum itu terserah dia saja. Namun ada baiknya tata bahasa yang dilontarkan di media sosialnya lebih sopan dan mengedepankan tata krama dalam berbahasa,” pesan Fajar saat diwawancara Fajar.co.id, Sabtu (20/2/2021).

Lebih jauh, Fajar mengatakan langkah Dimas dalam memberikan klarifikasi terkait ulahnya dan rekan-rekannya sah-sah saja, baik itu melalui media sosial pribadi maupun media mainstream.

Namun alangkah baiknya kata Fajar jika mereka yang merasa memiliki salah pada khalayak memberi klarifikasi melalui media mainstream. Apalagi jika itu merasa dirugikan dalam pemberitaan-pemberitaannya.

“Yah sebaiknya jika memungkinkan dinsum melakukan hak jawab di media mainstream jika merasa dirugikan, sebagai bentuk upaya fungsi dari hak jawab seseorang yg merasa dirugikan sesuai UU No 40 tentang Pers dengan mekanisme penyelesaian yang dapat ditempuh dalam pemberitaan yang merugikan pihak lain dengan menggunakani hak jawab (Pasal 5 ayat [2] UU Pers) dan hak koreksi (Pasal 5 ayat [3] UU Pers),” jelasnya.

Sebelumnya Dimas Adipati mengunggah klarifikasinya di instastory pribadinya. Berikut kutipan kalimatnya:

Jadi klarifikasi kita itu begini. Kita itu memang aku dan teman-teman selebgram yang lainnya tergabung dalam brand ambassador produk handphone.

Jadi ini ceritanya liburan sambil kerja. Itu yang video beredar itu tidak semuanya kegiatan yang kita lakukan. Ngertiko? Maksudku kalau kita mau keluar dari itu vila. Misalnya kita mau pergi ke pasar kah, atau mau beli ini beli itu, kita selalu pakai masker ji.

Kalau kita pakai masker 24 jam nda pernah ini dilepas sund….la toh, sesak nafas tong ji orang. Ini saja saya bicara sesak nafas ka. Posoa (sesak, red).

Banyak sekali ji itu artis-artis luar, artis-artis Jakarta, selebgram-selebgram Jakarta, liburan ada yang tidak pakai masker, goyang-goyang dempetan, peluk-pelukan apa semua nda pakai masker. Nah Lebih luas lagi pergaulannya, lebih luas lagi daerahnya, lingkungannya nda dipermasalahkan.

Hasilnya bisako baca baik-baik ini nama lengkapku, kota kelahiranku, tanggal lahirku, ini semua dengar hasilnya. Bolla bollaki (memelotot) itu matamu, positif atau negatif. Negatif sund..la. Ada stempelnya apa sund….la. Ini saya swab antigen saya pakai kalau mau berangkat naik pesawat. Jadi kalau ini sudah negatif berarti aman. (*)

 Komentar

Berita Terbaru
Mantan Ketua Dan Sekretaris Golkar Bersaing di Musda Jeneponto
News07 Maret 2021 16:57
Mantan Ketua Dan Sekretaris Golkar Bersaing di Musda Jeneponto
TROTOAR.ID, JENEPONTO -- Musyawarah Daerah Partai Golkar Kabupaten Jeneponto Akan digelar 12-14 Maret mendatang, dan proses pendaftaran bakal calon hi...
Pasca Mayat Gadis di Selokan, Kini Ada Lagi Pria di Semak-semak dalam Karung Membusuk di Gowa
News07 Maret 2021 03:41
Pasca Mayat Gadis di Selokan, Kini Ada Lagi Pria di Semak-semak dalam Karung Membusuk di Gowa
TROTOAR.id—Kabupaten Gowa kembali digegerkan atas penemuan mayat oleh warga, kini didapati dalam karung. Awalnya mayat laki-laki itu ditemukan di se...
Haris Dipecat dari KNPI Disebut karena Berani Macam-macam dengan Abu Janda, Netizen: Karma!
Nasional07 Maret 2021 02:57
Haris Dipecat dari KNPI Disebut karena Berani Macam-macam dengan Abu Janda, Netizen: Karma!
TROTOAR.id—Tak sedikit netizen rupanya mengaitkan pencopotan Ketua Umum Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia Haris Pratama, dengan keheba...