Categories: Daerah

KNPI Luwu Pertanyakan Janji PT MDA Soal Dana Hibah Senilai Rp67 M

TROTOAR.ID, LUWU – Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Luwu mempertanyakan keseriusan PT Masmindo Dwi Area (MDA) dalam memberikan bantuan hibah kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu untuk dipergunakan dalam perbaikan jalan di wilayah Kecamatan Latimojong dan sekitarnya.

Pasalnya, hingga hari ini belum ada Memorandum Of Understanding (MoU) terkait dana bantuan tersebut antara PT Masmindo Dwi Area (MDA) dan Pemkab Luwu. 

Sebelumnya, bantuan yang bernilai sekitar Rp.67 Miliar tersebut telah didengungkan oleh PT MDA sejak 6 bulan lalu, namun hingga hari ini belum juga direalisasikan.

Ketua DPD KNPI Kab.Luwu, Ilhamzah mengatakan bahwa berdasarkan laporan warga yang ia terima, masyarakat disekitar wilayah area tambang meragukan komitmen perusahaan memperbaiki jalan yang dimaksud.

Hal tersebut tentunya menimbulkan kecurigaan di tengah masyarakat terkait keseriusan PT MDA untuk memberikan bantuan CSR kepada Pemda.

“Berdasarkan hasil investigasi kami setelah memperoleh laporan dari warga Luwu pada kawasan perencanaan pembangunan jalan tersebut belum ada tanda-tanda pekerjaan, padahal itu adalah salah satu kebutuhan yang mendesak bagi warga sekitar yang dilalui untuk beraktifitas”, ungkap Ilhamzah, Senin (21/06/2021).

Ilham menambahkan dalam waktu dekat KNPI Luwu bersama seluruh Organisasi Kepemudaan (OKP) dan Mahasiswa se-Kabupaten Luwu akan melakukan konsolidasi dan audience langsung dengan pihak PT MDA dan pemerintah setempat untuk mendiskusikan keseriusan PT MDA dalam memberikan bantuan hibah kepada masyarakat.

“KNPI bersama OKP dan Organisasi Kemahasiswaan akan melakukan audience langsung dengan PT MDA  dan pemerintah setempat terkait apa yang menjadi kendala sehingga MoU antara PT MDA dan Pemkab belum dilaksanakan”, Kata Ketua KNPI Luwu.

KNPI Luwu juga berjanji akan mengawal kepentingan masyarakat Luwu terutama yang berada di wilayah tambang PT MDA sehingga tidak ada dampak kerugian yang dialami oleh masyarakat di wilayah itu.

“Sebagai bagian dari masyarakat Luwu, kami di KNPI tentu akan mengawal hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat di kabupaten Luwu, terkhusus kepada masyarakat yang berada di wilayah tambang PT MDA sehingga tidak ada kerugian yang ditimbulkan baik kepada masyarakat ataupun kepada semua pihak yang terkait”, tutupnya. (Alam)

Awal Febri

Share
Published by
Awal Febri

BERITA TERKAIT

Kisah Nene Mallomo Dipentaskan di Makassar, Rawat Nilai Moral Kebudayaan Sidrap

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Nilai-nilai moral dan kearifan lokal Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali digaungkan melalui…

6 jam ago

Sabet Tiga Penghargaan di Gapura Awards Sulsel, IGTKI-PGRI Sidrap Raih Kado Terindah Akhir Kepengurusan

MAKASSAR, ROTOAR.ID — Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI-PGRI) Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali menorehkan…

6 jam ago

Gubernur Sulsel Tinjau Progres Jalan Hertasning, Proyek MYP Capai 64 Persen

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, melakukan peninjauan langsung terhadap progres pengerjaan…

6 jam ago

Bupati Sidrap Tutup Kejurnas Drag Race 2026 Putaran 2 di Lanud Sultan Hasanuddin

MAKASSAR, Trotoar.id — Putaran kedua Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Drag Race IMI 2026 resmi berakhir dengan…

6 jam ago

Wali Kota Makassar Resmi Tutup Tudang Sipulung Nasional II SMADA

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, secara resmi menutup rangkaian kegiatan Tudang Sipulung…

8 jam ago

Puluhan Tahun Semrawut, Pasar Tumpah di Jalan Veteran Makassar Akhirnya Ditertibkan

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar akhirnya berhasil menata kawasan Jalan Veteran Utara yang selama…

9 jam ago

This website uses cookies.