Trotoar.id, Makassar — Terkait viralnya video oknum Satpol PP lingkup pemerintah Kabupaten Gowa, yang melakukan pemukulan terhadap Seorang wanita hamil saat penertiban pelaksanaan PPKM bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo Angkat Bicara
Dia mengatakan menyesalkan adanya tindakan tersebut dan tidak akan mentolerir dan tidak membenarkan tindakan kekerasan yang menimpa Ivan beserta Istrinya.
“Sya menyesalkan dan tidak akan mentolerir kejadian tersebut dan menyerahkan kasus itu untuk ditindaklanjuti pihak kepolisian, ” Kata Adnan Melalui akun Instagram @adnanpuricthaichsan
Dia juga menyampaikan karena persoalan ini sudah masuk dalam ranah hukum yang dia menyerahkan sepenuhnya ke jalur hukum yang telah ditempuh.
“Saya tidak akan mentolerir segala bentuk kekerasan apalagi itu dilakukan oleh perangkat pemerintahan. Sejak video ini beredar semalam, saya sudah instruksikan inspektorat untuk menindak lanjuti.” Katanya
Sejak awal dilakukannya penertiban PPKM, saat memimpin apel, dirinya selalu menyampaikan untuk mengedepankan sikap humanis tapi tetap tegas. Tapi jangan artikan tegas itu untuk bertindak kasar.
“Segala tindakan yang tidak sesuai SOP penertiban tak akan saya tolerir. Di masa sulit seperti ini, semua mesti menahan diri dan bekerjasama.” Tulisnya
MAKASSAR, TROTOAR.ID — DPRD Provinsi Sulawesi Selatan mendorong pemerintah provinsi untuk memperkuat pengawasan dan penertiban…
MAKASSAR, Trotoar.id — Progres pembangunan Stadion Sudiang di Kota Makassar terus menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga…
SIDRAP, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) bergerak cepat merespons anjloknya harga telur di…
SIDRAP, TROTOAR.ID — Sinergi antara teknologi peternakan modern dan ketelatenan peternak di Kabupaten Sidenreng Rappang…
SIDRAP, TROTOAR.ID — Wakil Bupati Sidenreng Rappang, Nurkanaah, mengapresiasi kuatnya kolaborasi lintas sektor dalam persiapan…
SIDRAP, TROTOAR.ID — Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menunjukkan respons cepat dalam penanganan bencana dengan…
This website uses cookies.