Virus Varian Delta Telah Masuk ke Sulsel, Kasus Diprediksi Tembus 1.000 Per Hari: Terancam PPKM Darurat!

Nuralamsyah
Nuralamsyah

Sabtu, 17 Juli 2021 17:20

Seseorang yang berjalan di depan sebuah tembok yang berisi lukisan sebagai tanda bahwa tenaga kesehatan mengajak semua masyarakat Indonesia untuk lawan virus corona. FOTO: Istimewa.
Seseorang yang berjalan di depan sebuah tembok yang berisi lukisan sebagai tanda bahwa tenaga kesehatan mengajak semua masyarakat Indonesia untuk lawan virus corona. FOTO: Istimewa.

TROTOAR.ID, MAKASSAR – Varian virus Delta disebut telah masuk ke Sulawesi Selatan, hal ini diungkapkan Ketua Tim Pakar Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Sulsel.

Sampai pada Jumat (17/7) kemarin, angka penyebaran terus meningkat drastis bahkan mencapai angka 739 kasus. 

Prof Ridwan memprediksi angka ini akan terus naik hingga menembus angka 1.000 kasus per hari.

“Dari seluruh sampel yang diperiksa, ada 11 varian delta di Sulsel. Itulah yang jadi bibit menyebar sekarang kemana-mana,” kata Prof Ridwan, Sabtu 18 Juli 2021.

Hal ini diperparah dengan tingginya ketidakpatuhan masyarakat pada protokol kesehatan dengan kuatnya daya serang virus varian Delta, “Jadi bertemulah ketidakpatuhan dengan daya serang varian baru covid yang sangat tinggi,” bebernya.

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat seperti di Jawa dan Bali akan berlaku juga di Sulsel, bila tak diatasi atau diantisipasi secepatnya.

“Mungkin minggu depan sudah harus seperti itu (PPKM) Darurat,” imbuhnya.

Varian delta ini punya daya tular lebih tinggi, kata Prof Ridwan, daripada upaya pencegahan yang dilakukan baik oleh pemerintah maupun masyarakat. 

Di situasi ini, kasus tidak bisa dibendung sehingga menempatkan Makassar pada level 4.

“Pada level 4 epidemi tak terkendali dengan respon terbatas, maka semua warga harus berdiam di rumah untuk paling tidak 4 pekan ke depan,” ungkapnya.

Sehingga pemerintah harus melaksanakan tracing secara maksimal. Tracing lebih kepada pelacakan kasus pada populasi kontak erat, bukan pada populasi sehat.

Angka tracing di Sulsel masih sangat rendah. Rasio di sulsel masih jauh di bawah, baru 1:3, padahal oleh WHO dianjurkan 1:30. (Alam)

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional23 Juli 2021 22:41
Tutup Akses Rumah Mengaji, PAN Akan Jatuhkan Sanksi Kepada Amiruddin
Trotoar.id, Makassar -- Anggota Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kabupaten Pangkep Amiruddin menutup akses pintu masuk ke rumah tahfiz Alquran...
Daerah23 Juli 2021 21:46
Menuju TOP 45, Inovasi Getar Dilan Sukses Lewati Tahapan Verlap
Trotoar.id, Luwu Utara --- Verifikasi dan Observasi Lapangan (Verlap) terhadap inovasi Getar Dilan alias Gerakan Tanam Sayur di Lahan Pekarangan usai ...