Categories: NasionalPolitik

Jokowi Sebut Rakyat Menjerit karena PPKM, Politisi Demokrat: Penuhi Kebutuhan Dasarnya, Ayam di Kandang Aja Dikasi Makan

TROTOAR.ID, JAKARTA – Politisi Demokrat Yan Harahap mengatakan bahwa rakyat jelas menjerit karena yang dilakukan oleh pemerintah adalah lockdown ‘stengah hati’.

Menurutnya, jika ingin betul-betul serius maka lakukan real lockdown/ karantina wilayah. Hal ini sesuai Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018.

Kemudian penuhi kebutuhan dasar rakyat sesuai pasal 55.Ayam di kandang aja dikasi makan. Ini manusia diminta diam di rumahnya tp tak diberi kebutuhan dasarnya, ambyar,” tulisnya di twit. Jumat 30 Juli 2021.

“Jelas menjerit. Krn yg dilakukan lockdown ‘setengah hati’. Lakukan real lockdown/karantina wilayah sesuai UU no 6 thn 2018 Pak. Penuhi kebthn dasarnya, sesuai pasal 55,” terangnya.

Cuitan Yan Harahap ini menanggapi perkataan Presiden Joko Wododo bahwa rakyat menjerit padahal hanya Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

PPKM ini dirasa telah memberatkan masyarakat lantaran aktivitas sosial dan ekonomi yang dibatasi.

Tidak sedikit masyarakat yang menginginkan kebijakan tersebut dihentikan lantaran sama sekali tidak memberikan efek signifkan dalam menekan laju penyebaran pandemi Covid-19.

Atas dasar itu, pemerintah tidak memberlakukan lockdown karena dinilai akan menutup total seluruh sektor yang justru semakin memberatkan rakyat.

“PPKM Darurat itu kan semi lockdown. Itu masih semi saja, saya masuk ke kampung, saya masuk ke daerah, semuanya menjerit minta untuk dibuka,” ucap Jokowi dalam acara pemberian bantuan presiden produktif usaha mikro di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (30/7).

Menurutnya, kebijakan PPKM Darurat diambil pemerintah untuk mengatasi krisis kesehatan dan juga ekonomi.

“Kalau lockdown kita bisa bayangkan dan itu belum juga bisa menjamin dengan lockdown itu permasalahan menjadi selesai,” tandasnya.

Awal Febri

Share
Published by
Awal Febri

BERITA TERKAIT

Musda Digelar Juni, Empat Kader PD Diusulkan Maju

Empat Kader Demokrat Di usulkan Bersaing di Musda

13 jam ago

DPRD Sulsel Tutup Masa Sidang II, Sekprov: Orang Sabar Disayang Tuhan

MAKASSAR, Trotoar.id — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sulawesi Selatan (DPRD Sulsel) resmi menutup Masa Sidang…

15 jam ago

Program SEHATI Hadir di SMA 17 Makassar, Dorong Deteksi Dini Perilaku Berisiko Remaja

MAKASSAR, Trotoar.id — Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sulawesi Selatan bersama Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi…

15 jam ago

Dorong Profesionalisme Jurnalist Pemkot Makassar Fasilitasi Wartawan Ikut UKW

MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia…

15 jam ago

Pajak Hiburan Makassar Lampaui Target, Tren Positif Dorong PAD Tembus Rp36 Miliar

MAKASSAR, Trotoar.id — Kinerja sektor pajak hiburan di Kota Makassar menunjukkan tren yang semakin menggembirakan.…

15 jam ago

Ketua TP PKK Luwu Tekankan Peran Posyandu sebagai Pusat Edukasi Masyarakat

LUWU, Trotoar.id — Peringatan Hari Posyandu Nasional tingkat Kabupaten Luwu digelar di Posyandu Sartika, Desa…

16 jam ago

This website uses cookies.