Rektor UNM Prof Husain Syam
Trotoar,id, Makassar — Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) Prof Husain Syam angkat bicara soal status Prof Muhammad Jufri kepada dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan yang dianggap rangkap.
Dia menganggap belum merespon nya surat dari pemrov Sulsel, lantaran saat ini wacanah pergantian Prof Muhammad Jufri sebagai kepala dinas Pendidikan sbelum jelas
“Sudah lama saya terima suratnya, dan surathya belum saya respon karena, pergantian kepala dinas pendidikan baru sebatas wacana, ” Katanya
Dia mengaku belum ingin menarik Prof Muhammad Jufri seperti yang tertuang dalam surat yang ditandatanagni Plt Gubernur, karena proses pergantian belum dilakukan.
Namun jika Prof Muhammad Iufri sendiri yang mengajukan untuk kembali ke UNM, dirinya mengatakan akan segera merespon surat tersebut,
“Kalau Prof Muhammad Jufri yang memjbtablanhsung ke UNM, saya langsung akan sikapi, tapi kan sekarang masih wacana, ” Tambahnya
Bahkan saat Nurdin Abdullah waktu itu menjabat sebagai Gubernur, menyampaikan permintaan untuk menggunakan jasa Prof Jufri mebgrua pendidikan, bukan mengurus yang lain
Sebab latar belakang keilmuan beliau, itu mengurus pendidikan bukan mengurus yang lain, jadi saat di janjikan kepala dinas pihak UNM mmenetima, bahkan saat pelantikan Prof Muhammad Jufri seluruh perangkat UNM menghadiri proses pelantikan tersebut.
“Kemarin saat NA saja saat mau minta Prof Muhammad Jufri, saya bilang tidak akan lepas jika tidak mengurus pendidikan, bahkan saat menjadi kepala dinas proses pendidikan di Sulsel mengalami peningkatan, hingga beberapa siswa mewakili Sulsel berkompetisi di tingkat nasional,” Jelasnya
Sebelumnya Kepala Badan Kepegawaian (BKD) Pemprov Sulsel, Imran Jausi mengaku sudah mengirim surat ke Kampus UNM dan Muhammad Jufri. Apakah akan memilih tetap di Pemprov Sulsel atau kembali mengajar di Kampus UNM.
“Pihak UNM belum menjawab, saya tidak tahu kenapa. Padahal mereka merespons soal Pemkab Gowa,” beber Imran, Rabu, 1 September 2021.
Berdasarkan aturan, hal tersebut tidak boleh. Menurut Imran, bertentangan dengan PermenPAN 35 tahun 2018 dan aturan BKN nomor 5 tahun 2019.
“Harus memilih antara kampus dan Pemprov. Dua tahun kesempatannya untuk menentukan,” tegas Imran.
Kepala Dinas Pendidikan Pemprov Sulsel Muhammad Jufri ternyata sempat mengutarakan keinginannya untuk kembali mengajar. Hal itu dikatakan Jufri kepada Kepala Badan Kepegawaian (BKD) Pemprov Sulsel, Imran Jausi.
“Prof Jufri pernah mengumumkan berminat kembali ke kampus. Saya pernah cerita dengan dia,” kata Imran.
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri sekaligus membuka Festival Keberkahan Kurban 1447…
BULUKUMBA, TROTOAR.ID — Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya kepada…
LUWU, TROTOAR ID — Pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Walenrang berlangsung…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai pelaksanaan open house Hari Raya Iduladha…
MAKASSAR, TROTOAR.ID— Keluarga besar PDI Perjuangan Sulawesi Selatan melaksanakan penyembelihan dan penyaluran hewan kurban dalam…
BULUKUMBA, TROTOAR.ID — Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Bulukumba menggelar Salat Iduladha 1447 Hijriah…
This website uses cookies.