Categories: NasionalNews

Komedian Ernest Prakasa: Matinya Nurani Stasiun TV yang Perlakukan Mantan Napi Pelecehan Seksual Bagai Pahlawan

JAKARTA – Pedangdut Saipul Jamil dinyatakan secara resmi bebas murni dari Lapas Cipinang pada Kamis (2/9/2021).

Saiful bebas setelah mendapat remisi sebanyak 30 bulan dari dua kasus yang menjeratnya, yaitu kasus penyuapan dan pencabulan yang dilakukannya.

Kebebasan Saipul Jamil pun disambut meriah. Para penggemar menyambutnya seperti pahlawan yang baru saja tiba dari sebuah peperangan hebat.

Bahkan para stasiun TV pun menyambutnya dengan menayangkan begitu ramai.

Banyak pihak yang menyayangkan aksi para penggemar Saipul Jamil tersebut. 

Salah satu yang memberi komentar pedas adalah Komedian Ernest Prakasa melalui akun twitternya @ernestprakasa. Ia menyayangkan hal tersebut.

Ia menyebut hal sebagai bau busuk yang menyengat.

Bahkan ia juga menyebut hal tersebut seperti bau bangkai dari matinya nurani stasiun TV dengan memperlakukan napi pelecehan seksual bagai pahlawan.

“Bau busuk apa yang menyengat ini?

Oh, ternyata bau bangkai dari matinya nurani stasiun TV yang memperlakukan mantan napi pelecehan seksual bagaikan pahlawan,” tulisnya di twitter, Minggu (5/9).

Sementara itu, Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia, Nuning Rodiyah kepada suaracom mengatakan Saiful Jamil masih bisa tampil asalkan muatan kontennya mematuhi Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SS).

“Jadi, Saipul Jamil itu bisa tampil asal muatannya mematuhi P3SS,” tutur Nuning, Jumat (3/9/2021).

Di samping itu, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menilai munculnya Saipul Jamil di televisi akan membuat psikologis korban menjadi terpukul kembali dan sulit untuk pulih.

Pasalnya, Saiful diliput oleh TV secara bersama-sama sehingga penayangan tersebut dinilai bisa berdampak buruk.

“Anak korban ataupun korban-korban kekerasan seksual lainnya menjadi makin takut terbuka atau bicara atas apa yang dialaminya, psikologis korban menjadi terpukul kembali dan bisa jadi sulit pulih ketika pelaku malah disambut seperti pahlawan,” kata Komisioner KPAI Retno Listyarti, dikutip dari Liputan6com, Minggu (5/9/2021). (Alam)

Awal Febri

Share
Published by
Awal Febri

BERITA TERKAIT

Musda Digelar Juni, Empat Kader PD Diusulkan Maju

Empat Kader Demokrat Di usulkan Bersaing di Musda

14 jam ago

DPRD Sulsel Tutup Masa Sidang II, Sekprov: Orang Sabar Disayang Tuhan

MAKASSAR, Trotoar.id — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sulawesi Selatan (DPRD Sulsel) resmi menutup Masa Sidang…

16 jam ago

Program SEHATI Hadir di SMA 17 Makassar, Dorong Deteksi Dini Perilaku Berisiko Remaja

MAKASSAR, Trotoar.id — Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sulawesi Selatan bersama Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi…

16 jam ago

Dorong Profesionalisme Jurnalist Pemkot Makassar Fasilitasi Wartawan Ikut UKW

MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia…

16 jam ago

Pajak Hiburan Makassar Lampaui Target, Tren Positif Dorong PAD Tembus Rp36 Miliar

MAKASSAR, Trotoar.id — Kinerja sektor pajak hiburan di Kota Makassar menunjukkan tren yang semakin menggembirakan.…

16 jam ago

Ketua TP PKK Luwu Tekankan Peran Posyandu sebagai Pusat Edukasi Masyarakat

LUWU, Trotoar.id — Peringatan Hari Posyandu Nasional tingkat Kabupaten Luwu digelar di Posyandu Sartika, Desa…

17 jam ago

This website uses cookies.