Bung Tomo.
SINJAI – Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) mengucapkan selamat Hari Radio Nasional yang jatuh pada tanggal 11 September setiap tahunnya.
Dia mengatakan, Hari Radio Nasional mengajak masyarakat untuk kembali merayakan kehadiran radio sebagai media yang menjadi penyalur informasi dan hiburan dari masa ke masa.
“Selamat Hari Radio Nasional, ayo dengar radio, radio satu suara berjuta telinga,” ucap ASA.
Alumni Program Pemantapan Pimpinan Daerah Angkatan (P3DA) X Tahun 2019 Lemhannas RI ini mengatakan Pemerintah Kabupaten Sinjai melalui Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfo) juga mengelola Radio Suara Bersatu FM di frekuensi 95,5 FM.
Dikatakan Radio Suara Bersatu FM rutin memberitakan sejumlah informasi pembangunan di Kabupaten Sinjai. Tak hanya itu, juga menyampaikan sejumlah informasi terkini serta hiburan.
“Sekali lagi saya sampaikan selamat hari radio nasional, teruslah mengudara dan menyampaikan informasi yang sehat kepada masyarakat luas,” kata ASA.
ASA menambahkan bahwa, kehadiran radio tidak bisa dilepaskan dari sejarah perjuangan kemerdekaan.
Media audio ini sanggup menjangkau khalayak luas hingga pelosok di era perjuangan bangsa Indonesia melawan kolonial.
Bahkan, Pidato-pidato Bung Tomo melalui radio sanggup menggelorakan semangat juang melawan penjajahan kolonial. (Alam)
JAKARTA, TROTOAR.ID – Pemerintah Kota Makassar kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih Paritrana…
SIDRAP, TROTOAR.ID – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus menggencarkan upaya pencegahan stunting melalui edukasi…
BULUKUMBA, TROTOAR.ID – Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf melantik sebanyak 55 anggota Badan Permusyawaratan…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham menerima audiensi jajaran Brighton Property…
SIDRAP, TROTOAR.ID – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus memperkuat komitmen dalam mencetak generasi sehat…
MAKASSAR, Trotoar.id – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Jufri Rahman mendorong Pemerintah Kabupaten Luwu untuk…
This website uses cookies.