Pelaku Penggelapan Dana Nasabah BNI di Ringkus Bareskrim

Suriadi
Suriadi

Minggu, 12 September 2021 21:06

Pelaku Penggelapan Dana Nasabah BNI di Ringkus Bareskrim

Trotoar.id, Makassar — Polisi Aksinya meringkus Oknum Pegawai Bank Negara Indonesia (BNI) yang diduga terlibat dalam kasus penggelapan uang nasabah sebesar Rp 45 Miliar 

Penangkapan dilakukan polisi setelah menerima laporan yang dibuat BNI dengan nomor laporan Polisi LP/B/0221/IV/2021/Bareskrim tertanggal 1 April 2021 tentang dugaan Tindak Pidana Perbankan dan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtpideksus) Bareskrim Polri Brigjen Pol Helmy Santika, menjelaskan pelaku telah membuat kerugian bagi nasabah BNI 

“Pelakunya sudah ditetapkan sebagai tersangka, pelakunya berinisial MBS, pelaku langsung g dilakukan penahanan,” Kata Brigjen Pol Helmy Santika seperti yang dilansir Kompas.com 

Helmy menjelaskan secara materi, BNI sebagai Bank yang dipercaya nasabah menyimpan uangnya tidak mengalami kerugian, akan tetapi kerugian dialami oleh nasabah BNI

Nasabah yang mengalami kerugian tersebut merupakan salah satu pengusaha di Kota Makassar atas Nama Idris Manggabarani dengan nilai kerugian sebesar Rp45 Miliar. 

Selain adik dari Mantan Wakapolri, sejumlah nasabah juga mengalami kerugian belasan hingga miliaran rupiah seperti H yang mengalami kerugian sebesar Rp 16,5 miliar.

Kemudian R dan A juga mengalami kerugian senilai Rp 50 miliar, namun kerugian tersebut telah di bayarkan.

“Deposan Saudara IMB (hilang) sejumlah Rp 45 miliar dari dana deposan seluruhnya Rp 70 miliar dan sudah dibayar Rp 25 miliar. Deposan Saudara H (hilang) sebesar Rp 16,5 miliar dari dana yang didepositokan sebesar Rp 20 miliar, sudah dibayar Rp 3,5 miliar,” terang Helmy.dikutip Kompas.com

Helmy mengatakan, dalam kasus ini, penyidik memeriksa saksi-saksi dari pihak BNI, nasabah, dan pihak lain yang mungkin mengetahui duduk perkara kasus.

Dalam kasus penggelapan dana nasabah, Polri memeriksa 20 orang sebagai saksi setya meminta keterangan dua ahli perbankan dan pidana.

Helmy menjelaskan dalam menjalankan aksinya, tersangka MBS terlebih dahulu memasukkan dana nasabah ke rekening bisnis BNI cabang Makassar, atas nama Deposan 

Kemudian tersangka menyerahkan Slip kepada nasabah untuk ditandatangani dengan memberi alasan kepada nasabah akan untuk memindahkan ke rekening deposito 

“Dengan cara dana terlebih dahulu dimasukkan ke rekening bisnis di BNI cabang Makassar atas nama para deposan,Kemudian, lanjut Helmy, tersangka MBS menyerahkan slip kepada para nasabah untuk ditandatangani dengan alasan akan dipindahkan ke rekening deposito., ” Jelasnya 

Kemudian setelah dokumen yang dibutuhkan tersangka didapat, kemudian ditarik dan disetorkan ke rekening fiktif yang seteelah disiapkan tersangka  bersama rekannya 

“Dana yang ada di rekening bisnis deposan ditarik dan dalam waktu yang bersamaan disetorkan ke rekening yang sudah disiapkan oleh tersangka MBS dan kawan-kawan, di antaranya terdapat rekening fiktif atau bodong,” ucapnya.

Penulis : Alam

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen25 Juli 2026 16:00
Di Tamamaung, Hamzah Hamid Bahas Polemik SPMB SMA/SMK, Warga Keluhkan Sulitnya Masuk Sekolah Negeri
MAKASSAR, Trotoar.id – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Hamzah Hamid, menggelar Reses Masa Persidang...
Parlemen25 Juli 2026 14:13
Hamzah Hamid Serap Aspirasi Warga Tamamaung, Reses Jadi Momentum Perkuat Silaturahmi dengan Konstituen
MAKASSAR, Trotoar.id – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Hamzah Hamid, menggelar kegiatan Reses Masa ...
Parlemen25 Juli 2026 13:58
Warga Pulau Saugi Ke Sofyan Syam : Nakes dan Guru PAUD Butuh Perhatian Pemprov Sulsel
Pangkep, Trotoar.id – Wakil Ketua Komisi E DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Sofyan Syam, melaksanakan Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025/20...
Daerah25 Juli 2026 12:38
Ground Breaking Tanggul Sungai Rongkong, Gubernur Sulsel Kebut Penanganan Banjir di Luwu Utara
LUWU UTARA, Trotoar.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus memperkuat upaya mitigasi bencana melalui pembangunan infrastruktur pengendali b...