Terancam Digusur, Rocky dan Kawan-kawan Ngumpul “Konsolidasi”, Eks Jubir Gus Dur: Ini Persoalan Politik Pertanahan RI

Awal Febri
Awal Febri

Rabu, 15 September 2021 20:43

Saat Rocky dan kawan-kawannya berkumpul di rumah Rocky. Sumber: Postingan Adhie/ Twitter.
Saat Rocky dan kawan-kawannya berkumpul di rumah Rocky. Sumber: Postingan Adhie/ Twitter.

BOGOR – Pasca  Rocky Gerung mendapat surat somasi dari PT Sentul City untuk segera mengosongkan dan membongkar rumahnya di Bojong Koneng, Madang, Kabupaten Bogor, tampaknya bakal mendapat respons balik.

Pasalnya sosok akademis yang gemar memberi kritikan pada pemerintah ini juga memiliki banyak teman yang berlatar belakang tak sembarangan.

Hingga hari ini, kabarnya Rocky telah mendapat somasi dari PT Sentul City sebanyak dua kali yakni pada 26 Juli dan 6 Agustus 2021 lalu. “Iya betu,” kata Kuasa Hukum Rocky Gerung yakni Haris Azhar, Kamis (9/9/2021) lalu.

Bahkan jika Rocky Gerung berani memasuki wilayah tersebut akan dilakukan tindakan tegas atas dugaan tindak pidana Pasal 167, 170 dan Pasal 385 KUHPidana dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara.

PT Sentul City  memberikan waktu 7 x 24 jam pada Rocky untuk membongkar dan mengosongkan rumahnya.

Apabila tidak, maka PT Sentul City akan meminta bantuan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk merobohkan dan menertibkan rumah Rocky yang telah ditempatinya sejak 2009 silam.

Melihat Rocky yang tengah ditimpa masalah. Kawan-kawan Rocky pun tampaknya tak tinggal diam. 

Kawan-kawan rocky terlihat berkumpul di kediaman Rocky. Hal itu diketahui dari postingan Adhie Massardi, yang merupakan mantan juru bicara Presiden KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.

Adhie mengatakan kalau ia dan kawan-kawannya ngumpul di rumah Rocky untuk bicara tanah dan filosofinya.

Kesimpulan sementara dari pertemuan itu, kata Adhie, bahwa di Indonesia ini terlalu banyak orang yang memiliki sedikit tanah, dan terlalu sedikit orang yang menguasai banyak tanah. Menurutnya, ini persoalan politik pertanahan RI.

“BICARA TANAH▪︎ngumpul di rumah Rocky Gerung eh akhirnya bicara soal tanah & filosofinya.

▪︎kesimpulan sementara: di Indonesia ini terlalu banyak orang yg miliki sangat sedikit tanah dan sangat sedikit orang yg miliki sangat banyak tanah.

☆ ini persoalan politik pertanahan RI,” cuitannya di twitter dikutip trotoar.id, Rabu (15/9).

Penulis : Redaksi

 Komentar

Berita Terbaru
Metro05 September 2026 15:27
Usaha Sambil Doa, Pemkot Makassar Kerahkan Tangki Air, SPAM hingga Salat Istisqa Minta Hujan
MAKASSAR, Trotoar.id— Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memilih menempuh dua jalur sekaligus menghadapi kemarau panjang dan krisis air bersih: berge...
Metro05 September 2026 15:18
Wabup Nurkanaah Serahkan Santunan untuk Dua Keluarga Korban Kebakaran di Teteaji
SIDRAP, Trotoar.id — Musibah kebakaran yang menghanguskan dua rumah warga di Desa Teteaji, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidr...
Daerah05 September 2026 15:15
BISA ORASI ke-2 Bahas Strategi Mengubah Potensi Sidrap Jadi Kekuatan Ekonomi
SIDRAP, Trotoar.id — Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) memiliki beragam potensi sumber daya manusia dan ekonomi. Namun, potensi tersebut belum cu...
Daerah05 September 2026 15:12
PIK-R ORYZASATIVA SNAKMA, Ruang Aman Remaja untuk Berbagi Cerita dan Menata Masa Depan
SIDRAP, Trotoar.id — Tidak semua cerita remaja mudah disampaikan. Ada persoalan yang hanya bisa dibicarakan ketika mereka merasa aman, didengar, dan...