Categories: Nasional

Eks Atase Dubes Indonesia untuk Thailand Jadi Pemateri Intermediate HMI

Trotoar.id, Makasaar— Mantan Atase Pendidikan Dubes Indonesia-Thailand, Prof. Mustari Mustafa, M.Si turut memberikan materi pada acara Intermediate Training Tingkat Nasional HMI Cab. Jeneponto, yang diikuti dari utusan berbagai Cabang dari beberapa provinsi, melalui aplikasi zoom meeting, sabtu/25/92021.

Melalui daring, Prof. Mustari Mustafa, M.Si memantik Blue Print Agama dan Negara. Menurutnya, Agama & Negara merupakan dua kekuatan integral yang dapat seiring sejalan dalam konsep kehidupan bermasyarakat.

“Dalam teori Integralistik, Agama dan Negara sebetulnya dapat saling menopang mewujudkan kehidupan harmonis, meskipun dalam sejarah keduanya kadang-kadang digunakan oleh sekelompok orang untuk mendapatkan kepentingannya”. Terang, Prof. Mustari.

Sepanjang sejarah Agama selalu digunakan sebagai politik identitas untuk memenuhi kepentingan politik.

Di sisi lain, negara kadang-kadang berlebihan dalam merespon gerakan masyarakat yang menggunakan agama sebagai jargon perjuangan.

Sehingga menurutnya, dalam konteks keindonesiaan, kader HMI harus tampil memberikan pencerahan bagai ummat dan bangsa.

Menurutnya, Indonesia memiliki pancasila sebagai kekuatan untuk dapat mewujudkan kehidupan yang adil makmur, damai penuh kasih.

“Pancasila itu kalimatun sawa, seperti kata Nurcholis Madjid. Ia adalah titik temu semua elemen. Pancasila sudah final, tugas generasi adalah merawat kesadaran berbangsa”. Tegas Prof. Mustari Mustafa, M.Si yang juga Dosen Filsafat di Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.

Master Of Training (MOT) Intermediate Training (LK2) HMI Cab. Jeneponto yang memandu jalannya acara, ikut menambahkan, bahwa pancasila adalah why of live dalam keonteks keindonesiaan, nilai didalamnya bersumber dan mencerminkan jati diri bangsa.

“Pancasila tidak bertentangan dengan agama, sebaliknya agama mengapresiasi nilai-nilai Pancasila. Sila pertama jelas mengekspresikan nilai tauhid, Ketuhanan Yang Maha Esa, 76 tahun usia Indonesia dan pancasila menjadi why of live bagi masyarakat, bangsa dan negara. Urai Asming Syarif.

ANTI CIBOL

Share
Published by
ANTI CIBOL
Tags: HMI

BERITA TERKAIT

Musda Digelar Juni, Empat Kader PD Diusulkan Maju

Empat Kader Demokrat Di usulkan Bersaing di Musda

15 jam ago

DPRD Sulsel Tutup Masa Sidang II, Sekprov: Orang Sabar Disayang Tuhan

MAKASSAR, Trotoar.id — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sulawesi Selatan (DPRD Sulsel) resmi menutup Masa Sidang…

17 jam ago

Program SEHATI Hadir di SMA 17 Makassar, Dorong Deteksi Dini Perilaku Berisiko Remaja

MAKASSAR, Trotoar.id — Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sulawesi Selatan bersama Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi…

17 jam ago

Dorong Profesionalisme Jurnalist Pemkot Makassar Fasilitasi Wartawan Ikut UKW

MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia…

17 jam ago

Pajak Hiburan Makassar Lampaui Target, Tren Positif Dorong PAD Tembus Rp36 Miliar

MAKASSAR, Trotoar.id — Kinerja sektor pajak hiburan di Kota Makassar menunjukkan tren yang semakin menggembirakan.…

17 jam ago

Ketua TP PKK Luwu Tekankan Peran Posyandu sebagai Pusat Edukasi Masyarakat

LUWU, Trotoar.id — Peringatan Hari Posyandu Nasional tingkat Kabupaten Luwu digelar di Posyandu Sartika, Desa…

17 jam ago

This website uses cookies.