Categories: NasionalNews

Ormas yang Bubarkan Aksi Mahasiswa Papua di Makassar Dinilai Brutal dan Sewenang-wenang

MAKASSAR – Demonstrasi mahasiswa Papua di Kota Makassar diwarnai kekerasan hingga dibubarkan paksa yang diduga dilakukan oleh Organisasi Masyarakat (Ormas).

Mereka menggelar aksi di Jalan AP Pettarani, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, namun berlangsung sekitar 10 menit, tiba-tiba datang sekelompok yang diduga Ormas melakukan pembubaran paksa.

Pembubaran aksi mahasiswa Papua di Jalan AP Pettarani, Makassar, Selasa (26/10) | istimewa.

Aksi yang mengatasnamakan Forum Solidaritas Mahasiswa Papua itu diikuti 21 orang dengan menuntut Victor Yeimo dibebaskan tanpa syarat serta meminta agar perusahaan asing di tanah Papua ditutup.

Jenderal Lapangan aksi Alfred yang diwawancarai menerangkan bahwa pihaknya lebih jauh menuntut agar adanya kebebasan hak politik dan kemerdekaan seluas-luasnya bagi bangsa Papua.

“Kami menuntut bebaskan Victor Yeimo tanpa syarat; Tolak PT Tani Murni Indonesia; Tolak Food Estate di atas tanah papua; Hentikan pembangunan pangkalan militer, Mako Brimob dan Pos-pos militer di atas Tanah Papua,” terangnya kepada trotoar.id, Selasa (26/10).

Pihaknya juga meneriakkan penolakan terhadap pembangunan Smelter di Gresik Jawa Timur.

Selain itu, mereka juga menuntut agar Omnibus Law dan Otsus Jilid II dicabut sekarang juga, “Ini yang menjadi dalang penjajahan di atas Tanah Papua,” tegasnya.

Tetapi menurut Alfred ada yang lebih urgen di atas segala-galanya bagi bangsa Papua yang tertindas yakni kebebasan dan kemerdekaan.

“Maka kuncinya adalah berikan hak penentuan nasib sendiri bagi bangsa Papua,” tuturnya.

Pihaknya juga mengaku bahwa tak sedikit dari massa aksi mahasiswa Papua yang mengalami luka-luka akibat gesekan yang terjadi saat hendak dibubarkan paksa.

Ditanggapi oleh LKBHMI

Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum Mahasiswa Islam (LKBHMI) Cabang Gowa Raya dalam keterangan tertulisnya menerangkan bahwa unjuk rasa Forum Solidaritas Mahasiswa Papua itu direspon dengan tindakan brutal oleh Ormas Brigade Muslim Indonesia (BMI).

Hal itu diungkapkan oleh Direktur Eksekutif LKBHMI Cabang Gowa Raya Iwan Mazkrib. Pihaknya menilai kericuhan ini buntut dari keberadaan sejumlah ormas yang membubarkan demo itu. 

“Tindakan brutal tersebut melanggar UU aspirasi. Akibatnya, massa aksi dari mahasiswa Papua jadi korban kekerasan dan juga Wakapolsek Rappocini AKP Widodo jadi korban, terkena lemparan batu,” terangnya, Selasa (26/10).

Ia berpendapat bahwa tindakan ormas tersebut adalah kesewenang-wenangan, apalagi bertindak brutal.

“Sungguh disayangkan jika persoalan terusik lantas direspon dengan tindakan brutal. Ini ditandai dengan tidak adanya aktualisasi, sebab mahasiswa Papua juga merupakan suatu bangsa dengan hak setara,” tegasnya.

Iwan Mazkrib menjelaskan bahwa ada pihak yang berwenang untuk menjalankan hukum yang berlaku tetapi bukan ormas dalam hal ini.

“Negara kita kan negara hukum, jangan membuat kisruh dengan tindakan amoral dan tidak mencirikan bangsa yang utuh. Sebab dimanapun kekerasan tak pernah dibenarkan, siapapun itu,” tegasnya lagi.

LKBHMI menuntut kepolisian agar menindaklanjuti persoalan ini sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

“Kami juga mendesak kepolisian untuk menindaki tindakan brutal ormas tersebut yang diduga main hakim sendiri,” tutupnya. (*)

Awal Febri

Share
Published by
Awal Febri

BERITA TERKAIT

DWP Sulsel Salurkan Hewan Kurban, Sasar Kelompok Rentan di Makassar

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sulawesi Selatan kembali menunjukkan kepedulian sosial dengan…

10 jam ago

Pemprov Sulsel Raih Terbaik I Creative Financing Regional Sulawesi, Terima Insentif Rp3 Miliar

KENDARI, TROTOAR.ID — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan meraih penghargaan Terbaik I sebagai Provinsi Creative Financing…

10 jam ago

Progres Infrastruktur Melesat, Gubernur Sulsel: Jalan Panciro–Batas Makassar Capai 83,35 Persen

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, mengungkapkan progres pembangunan infrastruktur jalan dalam…

10 jam ago

Business Champion Australia Perkuat Kemitraan Ekonomi dalam Kunjungan ke Jakarta

JAKARTA, TROTOAR.ID — Business Champion Australia untuk Indonesia, Profesor Jennifer Westacott AC, menyelesaikan kunjungan kedelapannya…

10 jam ago

Kemnaker Fasilitasi Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Alumni MagangHub

JAKARTA, TROTOAR.ID — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memfasilitasi sertifikasi kompetensi secara gratis bagi alumni Program Magang…

10 jam ago

Jamaah Haji Kloter 1 Embarkasi Ujung Pandang Dijadwalkan Tiba di Makassar 1 Juni

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Jamaah haji kelompok terbang (kloter) 1 Embarkasi Ujung Pandang dijadwalkan akan kembali…

11 jam ago

This website uses cookies.