Categories: AdvetorialDaerah

Ini Hasil Pemetaan Wilayah Sinjai yang Potensi Bencana

SINJAI—Berdasarkan penyampaian dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) tentang peringatan dini terkait fenomena ‘La Nina’ yang diperkirakan terjadi hingga Februari 2022 mendatang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai telah melakukan pemetaan terhadap wilayah potensi bencana.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sinjai, Budiaman, mengungkapkan hasil pemetaan yang dilakukannya di beberapa wilayah di Kabupaten Sinjai dinilai rawan bencana.

Pemetaan tersebut dilakukannya berdasarkan instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri), serta sesuai dengan perintah Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA).

“Berdasarkan hasil pantauan kita, telah dipetakan di Kecamatan Sinjai Borong, Sinjai Barat, Sinjai Tengah, dan sebagian Sinjai Selatan rawan bencana longsor,” ungkap Budiaman saat ditemui usai pelaksanaan Apel Siaga Gelar Pasukan di halaman Eks Kantor Bupati Sinjai. Senin, (08/11/2021)

Sementara lanjut Budiaman, untuk Kecamatan Sinjai Utara, Sinjai Timur dan sebagian di Sinjai Selatan dan Sinjai Tengah dinilai rawan banjir.

Tidak hanya itu, di beberapa wilayah juga diprediksi akan terkena angin kencang.

Untuk menghadapi ancaman terhadap wilayah yang rawan bencana tersebut, pihaknya telah menyiapkan personel dan peralatan dalam penanggulangan jika sewaktu-waktu terjadi bencana alam.

Bahkan, ia telah menerima bantuan logistik dan peralatan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui Direktur Logistik dan Peralatan atas permintaan Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA).

“Bapak Bupati (ASA-read) punya perhatian besar terhadap upaya penanggulangan bencana dengan orientasi keselamatan warga menjadi prioritas utama,” jelasnya.

Secara terpisah, Bupati ASA mengimbau masyarakat Sinjai tetap waspada sekaligus menyiapkan langkah-langkah kesiapsiagaan, aktif memonitor perkembangan cuaca yang dikeluarkan BMKG, khususnya bagi masyarakat yang bermukim di daerah rawan bencana.

Serta meminta pemerintah kecamatan dan pemerintah desa/kelurahan untuk aktif memberi edukasi terkait mitigasi bencana, tetap siaga, waspada dan tetap membangun kesiapsiagaan dalam mewaspadai dan mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

“Saya minta kepada semua elemen masyarakat segera laporkan segala bentuk kejadian bencana kepada pemerintah melalui BPBD Sinjai,” pintanya. [Alam]

ANTI CIBOL

Share
Published by
ANTI CIBOL

BERITA TERKAIT

Dengar Kabar Lansia Tinggal di Gubuk, Wali Kota Munafri Langsung Respon Cepat Berikan Bantuan

MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang akrab disapa Appi, menunjukkan respons cepat…

11 jam ago

Pemkab Sidrap Jajaki Kerja Sama Energi Terbarukan dengan Solar Karya Energy

SIDRAP, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mulai menjajaki kerja sama di sektor energi…

11 jam ago

Bupati Sidrap Terima KPPG Kendari, Dorong SPPG Capai Level Terbaik

SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menerima audiensi Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi…

11 jam ago

Jelang Pelantikan KNPI Sulsel, Vonny Ameliani Perkuat Sinergi OKP Lewat Audiensi

MAKASSAR, Trotoar.id — Vonny Ameliani melaksanakan audiensi sekaligus menyampaikan undangan pelantikan Komite Nasional Pemuda Indonesia…

12 jam ago

Sekda Sidrap Dalami Kapasitas Kandidat pada Tahap Wawancara Selter JPT Pratama

MAKASSAR, Trotoar.id — Tahapan wawancara Seleksi Terbuka (Selter) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Eselon II.b…

12 jam ago

Dari Mubes untuk Negeri: Alumni Unhas Bahas Ketahanan Pangan dan Energifoto: ilustrasi

MAKASSAR, Trotoar.id — Pelaksanaan Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin yang digelar di Four…

13 jam ago

This website uses cookies.