Memanfaatkan Teknologi Digital untuk Kembangkan Bisnis Lokal

Suriadi
Suriadi

Kamis, 18 November 2021 15:32

Memanfaatkan Teknologi Digital untuk Kembangkan Bisnis Lokal

Trotoar.id, Buton — Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi kali ini dilaksanakan di di Buton, Sulawesi Tenggara (18/11). Rangkaian program yang dilaksanakan secara virtua ini merupakan gagasan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo.

Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Adapun tema kali ini adalah “Go Digital Kalau Tak Mau Bisnis Tertinggal”.

Program kali ini menghadirkan 570 peserta dan empat narasumber yang terdiri dari Ketua Prodi Teknik Informatika STMIK Multicom Bolaang Mongondow, Michel Farrel Tomatala; Kreator Konten dan Komika, Ovil Putra; Jurnalis Kompas TV, Defriatno Neke, dan Vice President Satu Tampa dan Dosen Universitas Teknologi Sulawesi Utara, Lady Giroth. Adapun yang bertindak sebagai moderator adalah Ginar Ayuningtyas selaku Spesialis Komunikasi.

Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan peserta sebanyak 57.550 orang.

Acara dimulai dengan sambutan berupa video dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang menyalurkan semangat literasi digital untuk kemajuan bangsa. Beralih ke sesi pemaparan, Michel Farrel Tomatala tampil membawakan materi kecakapan digital bertema

“Strategi Marketing Digital untuk Petani dan Nelayan di Tengah Pandemi Covid-19”. Menurut dia, kendala petani dan nelayan dalam memasarkan produk secara digital adalah keterbatasan fasilitas, penguasaan teknologi, faktor pendidikan, usia, dan budaya yang membuatnya susah beradaptasi dengan kemajuan zaman.

“Untuk itu, diperlukan peningkatan keterampilan digital agar mampu menentukan strategi pemasaran yang sesuai karakter dan perilaku konsumen serta inovasi produk supaya lebih berdaya saing,” jelasnya.

Berikutnya, Ovil Putra menyampaikan materi etika digital berjudul “Peran E-Pasar dalam Mendukung Produk Lokal”.

Ia mengatakan, efisiensi, rendahnya biaya, kepraktisan, dan jangkauan konsumen luas merupakan berbagai keuntungan e-pasar yang bisa dimanfaatkan untuk mendukung produk lokal.

“Kemajuan teknologi, kecepatan informasi, dan tersedianya berbagai platform media sosial akan sangat memudahkan produktivitas dan kreativitas kita dalam berkontribusi memajukan usaha serta produk lokal,” ungkapnya.

Sebagai pemateri ketiga, Defriatno Neke membawakan tema budaya digital tentang “Cara dan Legalitas Bayar Tagihan Daring”.

Menurut dia, selain menghemat waktu karena prosesnya yang instan, pembayaran tagihan daring juga lebih mudah dijadwalkan secara berkala. Bukti transaksi digital ini diakui keabsahannya karena telah tercantum dalam Peraturan BI.

“Bukti transaksi ini sah digunakan sebagai rujukan informasi terkait penanggung jawab transaksi keuangan, dasar dalam pencatatan akuntansi, serta menghindari kemungkinan kesalahan teknis dan duplikasi pada pengumpulan data keuangan,” ujarnya.

Adapun Lady Giroth, sebagai pemateri terakhir, menyampaikan tema keamanan digital mengenai “Pilihan Investasi yang Aman dan Menguntungkan Selama Masa Covid-19”.

Ia mengatakan, saat berinvestasi daring, hindari sikap sekadar ikut-ikutan, ingin untung besar dalam waktu singkat, emosional, dan tak mempertimbangkan profil risiko.

“Cermati prinsip 2L (Logis dan Legal) pada instrumen investasi yang akan kita pilih agar tak terjebak godaan investasi bodong,” pesannya.

Acara berikutnya adalah sesi tanya jawab yang dipandu oleh moderator. Sesi ini disambut dengan beragam pertanyaan dari para peserta. Dalam webinar di Buton tersebut, panitia membagikan uang elektronik masing-masing senilai Rp100.000 bagi 10 penanya terpilih. 

Salah satu pertanyaan menarik peserta di antaranya tentang bagaimana strategi pelaku UMKM agar bisa go digital di tengah kondisi pandemi.

Narasumber menjelaskan bahwa pandemi yang turut memberi peluang terbuka luasnya pasar digital mesti dimanfaatkan pelaku UMKM untuk mengembangkan usahanya dengan meningkatkan penguasaan keterampilan digital.

Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan informatif yang disampaikan narasumber terpercaya.

Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, silakan kunjungi https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi.

Penulis : Alam


 Komentar

Berita Terbaru
News05 Desember 2021 23:03
Erupsi Gunung Semeru, Bupati Luwu Utara Kirim Doa untuk Warga Terdampak
Trotoar.id, Luwu Utara --- Bencana erupsi Gunung Semeru yang terjadi di Kabupaten Lumajang Provinsi Jawa Timur (Jatim), mengundang empati dan simpati ...
Pendidikan05 Desember 2021 22:56
Alumni Smansa Makassar Mendapat Apresiasi Dua Kali Mengembangkan Celltech Stem Cell , Deby Vinski : Semua Untuk Indonesia
Trotoar.id, Makassar -- Presiden Badan Akreditasi Anti-aging Dunia (WOCPM) dan Pemilik Celltech Stem Cell Centre Laboratory & Banking yaitu Prof d...
Daerah05 Desember 2021 22:49
SKB CPNS Luwu Utara Resmi Berakhir, Sepasang Suami-Istri Raih Nilai Tertinggi Kedua
Trotoar.id, Makassar --- Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Utara ...
News05 Desember 2021 21:08
Ratusan Warga Antusias Hadiri Reses Syaharuddin Alrif
Trotoar.id, Makassar -- Wakil Ketua DPRD Sulsel, Syaharuddin Alrif menggelar reses masa sidang ketiga tahun 2021 di Panker, pelataran Monumen Ganggawa...