Mengajak Pelajar Menjadikan Medsos Sebagai Sumber Penghasilan

Fadli
Fadli

Rabu, 24 November 2021 18:53

Workshop terkait media sosial.
Workshop terkait media sosial.

trotoar.id, Makassar—Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan menggelar pendidikan dan pelatihan atau workshop bermedia sosial yang diikuti oleh 100 pelajar tingkat SMA/SMK se-Kabupaten Gowa. 

Pelatihan menghadirkan sejumlah narasumber dan pemateri yang memiliki latar belakang sebagai penggiat media sosial, Jurnalis mendapat antusias dari peserta workshop yang digelar sejak 22 hingga 23 November 2021.

Salah satunya pemateri yang berlatar belakang sebagai jurnalis (Wartawan) media online, Muhammad Lutfi yang membawakan jurnalisme media sosial mengatakan media sosial saat ini sudah menjadi kebutuhan di dalam kehidupan saat ini.

Hingga disebutkan banyak informasi yang media saat ini bersumber dari unggahan seseorang di media sosial. Namun perlu diwaspadai, jika media sosial juga saat ini menjadi alat bagi orang-orang yang ingin mengadu domba ketentraman hidup bermasyarakat.

“Media sosial saat ini sudah menjadi kebutuhan primer manusia khususnya kaum milenial, bahkan banyak orang kaya, karena menjadikan media sosial sebagai sumber penghasilan bagi mereka,” katanya.

Hingga pria yang berambut gondrong ini mengajak para peserta untuk lebih bijak bermedia sosial hingga menjadikan media sosial sebagai sebuah peradaban baru dalam kehidupan. 

Namun dia juga berpesan kepada peserta workshop untuk tidak menggunakan media sosial sebagai alat untuk menghujat atau menghina orang dalam media sosial, sebab konsekuensi hukum akan dihadapi jika hal itu dilakukan 

“Sudah banyak orang yang menggunakan media sosial saat ini terjerat dalam kasus hukum, karena mereka menggunakan media sosial sebagai alat untuk menjatuhkan orang, menghujat bahkan menghina dan melakukan tindak pidana yang berujung pada konsekuensi hukum,” ucapnya.

Sebelumnya, Kepala Cabang Disdik Provinsi Sulawesi Selatan Wilayah II Fitri Ari Utami, S.I.P, M.H mengatakan kegiatan ini 

sangatlah dibutuhkan dan penting bagi kita semua terutama bagi siswa dan siswi Sekolah Menengah Atas yang ada di kabupaten Gowa.

“Seperti kita ketahui bersama bahwa saat ini kita bisa mengakses Informasi dari seluruh dunia dalam satu genggaman di dalam Handphone dan kita terkoneksi serta dapat berkomunikasi juga bisa sharing foto video dan artikel atau apapun itu dengan seluruh orang didunia,” katanya.

Dia juga mengatakan pengguna sosial harus berhati-hati dalam  menyambut kemajuan teknologi serta perkembangan teknologi di era digitalisasi seperti saat ini.

Menurutnya, berbicara tentang sosial media semua pasti memiliki Instagram, Facebook, Twitter, YouTube. “Tidak semua konten-kontennya sesuai dengan seumuran siswa-siswi sekalian dan bahkan mengandung muatan/hal – hal negatif yang akan berdampak buruk dan akan mempengaruhi tingkat emosi.”

“Dulu Mulutmu Harimau mu saat ini adalah Jarimu Harimau mu, dan hati – hati bagi kalian semua generasi muda milenial apalagi yang hadir disini, dan saya sampaikan lagi lebih lanjut bahwa yang pertama harus diperhatikan adalah pilih konten yang baik dan bermanfaat, kemudian jangan asal Posting sebab akan menimbulkan kasus hukum seperti banyak terjadi saat ini yang terkena UU ITE,” ujarnya.


 Komentar