Kantong mayat dan sebuah garis polisi. (Ilustrasi/int).
Parepare—2 Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kota Parepare, meninggal dunia saat ikuti Pendidikan Dasar (Diksar) Search and Rescue Korps Sukarela (KSR).
Mereka tewas tenggelam dan ternawa arus di Sungai Bilalange, Kelurahan Lemoe, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare, Sulawesi Selatan.
Basarnas bersama Polres Parepare dan BPBD mengevakuasi puluhan mahasiswa setalah terjebak di sekitar Sungai Lacelleng.
Korban dievakuasi sekitar pukul 19.20 Wita. Ada sekitar 29 orang yang berhasil dievakuasi. 27 orang di antaranya mengalami luka-luka.
“27 orang alami luka-luka dan dua orang meninggal dunia karena terbawa arus,” tutur Kapolres Parepare, AKBP Welly Abdillah, Senin (29/11).
Identitas korban meninggal dunia adalah Nur Yangka (18), warga Patobong, Kecamatan Mattirosompe, Kabupaten Pinrang.
Dan Asmira Djiyanti (20), beralamat di Jalan Beringin, Kelurahan Bumi Harapan, Kota Parepare. [***]
Empat Kader Demokrat Di usulkan Bersaing di Musda
MAKASSAR, Trotoar.id — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sulawesi Selatan (DPRD Sulsel) resmi menutup Masa Sidang…
MAKASSAR, Trotoar.id — Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sulawesi Selatan bersama Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi…
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia…
MAKASSAR, Trotoar.id — Kinerja sektor pajak hiburan di Kota Makassar menunjukkan tren yang semakin menggembirakan.…
LUWU, Trotoar.id — Peringatan Hari Posyandu Nasional tingkat Kabupaten Luwu digelar di Posyandu Sartika, Desa…
This website uses cookies.