Kantong mayat dan sebuah garis polisi. (Ilustrasi/int).
MAKASSAR – Seorang warga binaan kelas II A Bollangi, bernama Andi Lolo meninggal dunia diduga tak wajar.
Pihak kepolisian daerah Sulawesi Selatan sendiri telah membenarkan bahwa Andi Lolo dijemput oleh polisi.
Tujuannya dijemput polisi adalah untuk melakukan pengembangan kasus sebelumnya.
Akan tetapi pihak kepolisian Polda Sulsel belum dapat memastikan apa penyebab kematian Andi Lolo.
Hingga kini, polisi masih menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab kematian tahanan tersebut.
“Kita tidak bisa berspekulasi tewasnya. Kami masih menunggu hasil autopsi,” kata Plt Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ade Indrawan kepada awak media, Jumat, (17/12).
Dia mengatakan bahwa pihaknya belum menduga-duga. Selain itu polisi juga minta masyarakat tak berspekulasi liar.
Yang jelas, kasus ini telah ditangani kepolisian dan akan diproses secara profesional dan transparan.
Perlu diketahui, Andi Lolo merupakan warga binaan Lapas Bollangi, Kabupaten Gowa yang tengah menjalani masa hukuman selama 15 tahun atas tuduhan kasus penyalahgunaan narkotika di wilayah Kabupaten Pinrang, Sulsel. [Upi]
Empat Kader Demokrat Di usulkan Bersaing di Musda
MAKASSAR, Trotoar.id — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sulawesi Selatan (DPRD Sulsel) resmi menutup Masa Sidang…
MAKASSAR, Trotoar.id — Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sulawesi Selatan bersama Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi…
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia…
MAKASSAR, Trotoar.id — Kinerja sektor pajak hiburan di Kota Makassar menunjukkan tren yang semakin menggembirakan.…
LUWU, Trotoar.id — Peringatan Hari Posyandu Nasional tingkat Kabupaten Luwu digelar di Posyandu Sartika, Desa…
This website uses cookies.