Bahar bin Smith.
MAKASSAR – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurrachman disebut-sebut adalah keturunan Sunan Gunung Jati.
Pembelaan ini muncul dari Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Muannas Alaidid.
Hal ini terkait dengan sebuah video ceramah Habib Bahar Bin Smith yang provokatif dan viral di sosial media.
Video ceramah Habib Bahar Bin Smith itu pun saat ini menuai kecaman, hingga muncul tagar di sosial media #TangkapBaharSmith.
Dalam akun twitter pribadinya, Muannas menyebut Jenderal Dudung justru memiliki garis keturunan dengan Sunan Gunung Jati, penyiar Agama islam di pulau Jawa.
Hal ini berbeda dengan Habib Bahar Bin Smith yang hanya pembuat onar dan gaduh di Indonesia.
“Jenderal Dudung keturunan Sunan Gunung Jati, Penyebar Islam yang damai, bukan yang bikin onar dan gaduh seperti Bahar,” tulis Muannas Alaidid, sebagaimana dikutip fin.co.id dari akun Twitter-nya @muannas_alaidid, Minggu (19/12/2021).
Sebelumnya, beredar video ceramah Habib Bahar yang menyebut jika ulama Arab tidak datang ke Indonesia maka Jenderal Dudung Abdurrachman masih menyembah pohon.
“Ada satu jenderal, namanya jenderal baliho, OPM dirangkul, ormas islam dimusuhi, kalau tak ada ulama, habaib dari Arab ke Indonesia, si Dudung sembah Pohon,” jelas Bahar dalam video tersebut.
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang akrab disapa Appi, menunjukkan respons cepat…
SIDRAP, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mulai menjajaki kerja sama di sektor energi…
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menerima audiensi Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi…
MAKASSAR, Trotoar.id — Vonny Ameliani melaksanakan audiensi sekaligus menyampaikan undangan pelantikan Komite Nasional Pemuda Indonesia…
MAKASSAR, Trotoar.id — Tahapan wawancara Seleksi Terbuka (Selter) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Eselon II.b…
MAKASSAR, Trotoar.id — Pelaksanaan Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin yang digelar di Four…
This website uses cookies.