Ketua Media Center PA 212 Novel Bamukmin (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
JAKARTA – Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya menjadi Ketua Umum PBNU periode 2021-2016.
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Persaudaraan Alumni 212 (PA 212), Novel Bamukmin mengatakan menduga kuat ada permainan sogok menyogok.
Novel juga menduga ada permainan dengan asing dan kelompok kafir.
“Ormas Islam ini dalam menentukan pimpinan diduga kuat bermain dengan sogok-menyogok dan diduga melibatkan aseng dan asing kafir,” ungkapnya dikutip trotoar.id, via Galamedia.
“Innalillahi wa innailaihi rojiun NU telah mendapat musibah yang besar, yaitu krisis kepemimpinan karena yang menjadi Ketum PBNU saat ini bisa dirasakan,” tuturnya.
Pihakanya menilai Gus Yahya sarat paham sepilisnya yang sesat mengatasnamakan agama dan otomatis mengatasnamakan NU..
Padahal, kata Novel, masih banyak kiai NU yang lurus dan istiqomah.
Untuk itu, tutur dia, umat Islam agar jeli mengambil langkah yang tepat dalam menentukan sikap keagamaannya.
“Jangan sampai mengikuti pemimpin yang sesat dan menyesatkan,” ujarnya.
Novel yakin Indonesia kedepannya akan semakin dibuat gaduh dan terpecah belah demi kepentingan para pemodal. (*)
MAKASSAR, TROTOAR.ID— Ribuan umat Muslim memadati Lapangan Karebosi, Rabu pagi, 27 Mei 2026, untuk melaksanakan…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Momentum Hari Raya Idul Adha dimanfaatkan Anggota Fraksi Partai Gerindra, Patudangi, untuk…
Jakarta, trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Barru meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026 kategori…
Barru, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Barru mengawali tahun 2026 dengan langkah strategis di sektor pelayanan…
BARRU, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Barru mulai menyusun arah pembangunan tahun 2027 melalui Forum Konsultasi…
This website uses cookies.