POSO—Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng), Irjen Pol Rudy Sufahriadi meminta kepada para DPO yang merupakan pasukan teroris Ali Kalora.
Kapolda kembali menegaskan agar sisa DPO saat ini bisa menyerahkan diri secara baik-baik.
“Sejak Ali Kalora tertembak, saya selalu mengimbau kalau bisa menyerahkan diri (sisa DPO),” kata Rudy
Hal ini diterangkan usai Satgas Madago Raya menembak mati satu DPO Teroris Poso atas nama Ahmad Gazali alias Ahmad Panjang, pada Selasa (4/1/2022) pagi.
Dia ditembak di area perkebunan Desa Dolago, Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parigi Moutong, Sulteng.
Kapolda Sulteng Irjen Pol Rudy Sufahriadi mengatakan, DPO tewas itu diperkirakan tidak sendirian saat di Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Seharusnya berdua, karena mereka tidak pernah sendiri biasanya, harusnya berdua dan tertembak satu,” kata Irjen Pol Rudy Sufahriadi melalui konferensi pers di Polres Parimo.
Selain itu, di tempat kejadian, personel juga berhasil menyita sejumlah barang bukti untuk diamankan. [Alt]

