Ferdinand Hutahaean. (Ist/int)
JAKARTA—Usai dilaporkan ke polisi, Ferdinand Hutahaean merasa tidak menistakan agama tetapi malah dipolisikan.
Menurutnya, tidak pantas dirinya dipolisikan sebab ia seorang muslim yang bangga dengan Allah yang diyakininya.
“Saya seorang muslim, bangga dengan Allah yang saya yakini, saya imani, masa saya harus dituduh menista agama dengan kebanggan saya terhadap Allah yang saya yakini? Kan tidak boleh begitu,” tutur eks politisi Partai Demokrat ini.
Ferdinand menjelaskan, kasus yang menimpanya hingga dilaporkan ke polisi adalah ulah sekelompok pihak yang melakukan provokasi.
Sebab, sebagai orang yang beragama Islam. Menurutnya tidak mungkin menghina apa yang menjadi keyakinannya.
“Karena ini kan sebetulnya menjadi gaduh, menjadi riuh bukan karena saya menista agama, tetapi karena ada pihak-pihak tertentu yang memprovokasi ini seolah-olah bahwa ini orang Kristen menghina tuhannya orang Islam, padahal kan tidak,” tutur Ferdinand.
Meski begitu, ia akan membuktikan di hadapan penyidik bahwa dirinya tak pantas dituding menistakan agama.
“Saya akan membawa dokumen-dokumen yang memperkuat dan membuktikan apa yang saya sampaikan,” kata dia.
Terkait pemanggilan ke Bareskrim, ia akan memenuhi panggilan itu didampingi kuasa hukumnya dengan membawa dokumen-dokumen yang diperlukan dalam pemeriksaan tersebut, pada Senin (10/1/2022) besok.
“Ya, besok saya akan hadir dipanggilan sesuai dengan jadwal dan saya akan didampingi oleh lawyer saya, saya akan menjelaskan apa yang harus saya jelaskan, apa yang harus saya klarifikasi,” ujarnya dikutip trotoar.id dari Kompascom, Minggu (9/1/2022).
MAKASSAR, Trotoar.id — Tepat pada peringatan Hari Pendidikan Nasional, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman kembali…
MAKASSAR, Trotoar.id — Ketua Panitia Musyawarah Besar Ikatan Keluarga Alumni Universitas Hasanuddin (Mubes IKA Unhas),…
MAKASSAR, Trotoar.id — Musyawarah Besar Ikatan Keluarga Alumni Universitas Hasanuddin (Mubes IKA Unhas) resmi digelar…
MAKASSAR, Trotoar.id — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi PKS, Yeni Rahman, menghadiri Upacara…
MAKASSAR, Trotoar.id — Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi momentum strategis bagi Pemerintah Kota…
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin yang akrab disapa Appi, menegaskan bahwa pendidikan…
This website uses cookies.