Categories: MetroNewsPolitik

Putra NH Mempersunting Ponakan Andi Fahsar Padjalangi

NEWS

MAKASSAR – Kabar bahagia menyelimuti keluarga politisi Golkar, Nurdin Halid.

Anak keempat Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar itu segera melepas status lajang. Putranya bernama H Andi Muhammad Nur Al Bisry Nurdin Halid.

Ia juga adik kandung dari Wakil Ketua DPRD Makassar Andi Nurhaldin NH dan istri Bupati Sinjai Andi Nurhilda Daramata Seto.

Ia akan menikahi Andi Nur Annisa Meilany, Sabtu (22/1/2022) akhir pekan ini.

Akad nikah dijadwalkan di Sandeq Ballroom Hotel Claro Jalan AP Pettarani Kota Makassar, Sabtu (22/1/2022) pagi.

Resepsi Pernikahan digelar sehari berselang Ahad (23/1/2022) malam, di Upperhills Convention Hall.

Calon menantu NH bukanlah orang sembarang.

Annisa adalah ponakan Bupati Bupati Bone Andi Fahsar Mahdin Padjalangi.

Ia putri pasangan Andi Darwin Rasyid dan Andi Khasma Padjalangi.

Ibu Annisa, Andi Khasma adalah kakak kandung Puang Baso, Bupati Bone dua periode.

Andi Khasma pernah menjabat Kepala Dinas Kesehatan Bone.

Sebelumnya acara lamaran dan Mappettu ada berlangsung khidmat, Minggu (7/11/2021) lalu.

Ketika itu pihak keluarga Nurdin Halid didampingi sejumlah politisi Partai Golkar Sulsel.

Seperti ketua dan sekretaris tim pemenangan NH, Farouk M Betta dan Irwan Muin.

Ada pula Wakil Bupati Bone Ambo Dalle dan Ketua DPRD Bone mendampingi pihak laki-laki.

Kemudian Direktur Perseroda Sulsel Yasir Mahmud, dan Kepala Bapenda Sulsel Andi Sumardi Sulaiman.

Turut hadir Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.

Sementara dari pihak perempuan hadir Bupati Bone Andi Fahsar Padjalangi dan anggota DPR RI Andi Rio Idris Padjalangi, dan Andi Yagkin Padjalangi.

Mappetuada adalah sebuah tradisi yang umumnya dilestarikan oleh suku Bugis Makassar sebelum melangsungkan pernikahan. 

Tradisi dari Bugis Makassar ini dikenal dengan nama Mappetuada atau pelamaran/peresmian penentuan pernikahan. 

Jadi mappettuada berarti memutuskan perkataan tentang pernikahan.

Budaya uang panai ini memang hanya dikenal dan dibudidayakan oleh masyarakat Bugis Makassar sebagai penghargaan kepada keluarga mempelai wanita. 

Biasanya semakin tinggi derajat sang wanita maka semakin tinggi pula uang panaiknya.

ANTI CIBOL

Share
Published by
ANTI CIBOL

BERITA TERKAIT

Bupati Luwu Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Tegaskan Spirit Memuliakan Manusia Melalui Pendidikan

LUWU, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Luwu menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026…

1 jam ago

Munafri ke Jakarta Temui Bahlil, Sinyal Kuat Jelang Musda Golkar Sulsel

MAKASSAR, Trotoar.id — Ketua DPD II Partai Golkar Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dikabarkan bertolak ke…

1 jam ago

Wabup Luwu Tinjau Pengaspalan Jalan Poros Bolong–Lamasi, Target Rampung Sehari

LUWU, Trotoar.id— Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu, meninjau langsung proses pengaspalan jalan poros…

1 jam ago

Pansus LKPJ DPRD Makassar Tunda Pembahasan, OPD Diminta Serahkan Data Lebih Awal

MAKASSAR, Trotoar.id — Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) DPRD Kota Makassar menunda pembahasan…

2 jam ago

Pengamat: Pemerintahan Munafri–Aliyah Efektif, Kinerja Diakui Nasional dan Kepuasan Publik Tinggi

MAKASSAR, Trotoar.id — Kinerja Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin dan…

2 jam ago

Tanpa Penertiban, Warga Tamalanrea Bongkar Mandiri 6 Lapak di Atas Drainase

MAKASSAR, Trotoar.id — Upaya penataan kota di Makassar tak melulu bergantung pada penertiban pemerintah. Di…

2 jam ago

This website uses cookies.