Site icon Trotoar.id

Napi Narkoba Meninggal Dunia, Kepala Rutan Sinjai: Sakit

trotoar.id

Kepala Rutan Sinjai, M Ishak. (*)

SINJAI, trotoar.id—Kepala Rutan Sinjai M Ishak mengatakan bahwa warga binaannya meninggal akibat sakit.

Dari informasi yang diterima, seorang warga binaan itu merupakan narapidana narkoba di Rutan kelas II Sinjai.

Korban bernama Andi Oddang (53), meninggal dunia usai mendapat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sinjai pada hari Minggu, 13 Februari 2022 lalu.

Kabar tersebut juga diceritakan oleh saudara kobrna bernama Andi Baso.

“Untuk memastikan penyebab kematian saudara kami ini, kita pihak keluarga hanya menuntut keadilan dan keterangan yang jelas mengenai penyebab kematiannya,” ungkapnya kepada awak media di Sinjai, Selasa (15/2/2022).

Sementara Kepala Rutan menyebut bahwa korban ini mengalami sakit.

“Jadi begini, warga binaan kami ini sebelumnya tidak ada keluhan, tetapi awal bulan Februari, warga binaan kami ini mengalami sesak dan dilarikan ke RSUD Sinjai, malam itu juga kami informasikan kepada pihak keluarganya di Soppeng, sekira Pukul 02:00 WITA pihak keluarga warga binaan kami datang,” 

ungkapnya.

Ishak menjelaskan, selama satu pekan dirawat di RSUD, Andi Oddang sudah diizinkan pulang ke Rutan. Tetapi, pada hari Minggu (13/2/2022) pagi kemarin, Andi Oddang kembali sesak nafas dan dibawa lagi ke rumah sakit.

“Sesampai di RSUD Sinjai, ternyata warga binaan kami ini, sudah meninggal dunia, lalu kembali kami hubungi keluarganya di Soppeng, termasuk Pak Andi Baso,” jelasnya.

Terkait biaya perawatan Oddang di luar Rutan, M. Ishak mengakui pihaknya keterbatasan anggaran sehingga biaya perawatan napi tersebut saat masuk rumah sakit ditanggung bersama dengan keluarga.

“Kami akui, kami terbatas soal anggaran biaya perawatan. Karena ada ratusan warga binaan dan bisa kita akumulasi jika warga kami dirawat inap di luar. Olehnya itu, biaya perawatan almarhum yang pertama kami bagi dua dengan pihak keluarganya. Tetapi yang keduanya, pihak Rutan semua yang tanggung, mulai dari biaya ambulans ke Soppeng dan di RSUD Sinjai, bahkan pihak keluarganya berterima kasih,” jelasnya.

Exit mobile version