Categories: Nasional

Anggota Komisi V DPR Muhammad Fauzi Soroti Operasional Jembatan Timbang

M Fauzi

Trotoar.id, Karawang — Anggota Komisi V DPR RI Muhammad Fauzi meminta Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan pembenahan menyeluruh terhadap pengelolaan unit pelaksanaan penimbangan kendaraan bermotor (UPPKB) atau jembatan timbang.

Operasional di jembatan timbang diduga menyimpan banyak masalah menahun yang ujungnya berpotensi muncul praktik pungli atau main mata dengan pengendara yang over dimension and over loading (ODOL). Dampaknya membuat negara rugi sangat besar.

“ODOL ini membuat jalanan rusak karena mudah saja melewati jembatan timbang. Bayangkan sekitar Rp43 Triliun per tahun uang negara dipakai untuk memperbaiki jalan dan jembatan karena banyaknya kendaraan tak sesuai bobot yang dibiarkan lewat,” kata Fauzi saat kunjungan Sspesifik Komisi V DPR RI ke UPPKB Balonggandu Kab. Karawang, Jawa Barat, Rabu, 17 Maret 2022.

Selain meninjau UPPKB Bolonggandu, anggota Komisi V DPR yang dipimpin Robert Rouw juga berdialog dengan perwakilan UPPKB dan Kemenhub yang diwakili Direktur Prasarana Transportasi Jalan Direktorat Jendral Perhubungan Darat Popik Montanasyah.

Dalam sesi dialog, Anggota Fraksi Partai Golkar Muhammad Fauzi mengaku sering mendapat masukan dari masyarakat agar jembatan timbang ditiadakn. Karena dinilai tidak efektif.

Kerusakan jalan akibat kelebihan tonase ini membuat kondisi jalan dan jembatan di Indonesia saat ini sangat rawan kecelakaan.

“Hendaknya Kemenhub mengikis praktik yang selama ini terjadi. Jalan saat ini sudah kelebihan beban hingga 40 persen. Solusinya pengetatan di jembatan timbang. Jangan sampai banyaknya masalah ini dibiarkan terus menerus dan jadi tradisi yang seolah-olah dilembagakan,” katanya.

Anggota Fraksi Partai Golkar ini berharap pencanangan Kemenhub Indonesia bebas ODOL 2023 bisa segera dimulai. Caranya dengan evaluasi, sosialisasi, pencegahan, pembinaan dan penindakan.

“Begitu juga dengan koordinasi menyeluruh dari hulu ke hilir. Mulai dari perusahaan pembuat karoseri, pengusaha angkutan, PU, Perhubungan, Pemda, TNI dan Polri. Upaya kita tidak lagi cukup dengan pendekatan humanis, jangan menyelesaikan masalah tapi menimbulkan masalah baru,” terangnya.

Suami Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani ini mengatakan, Komisi V saat ini tengah menggodok revisi Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 tentang LLAJ.

Dia mengatakan, Komisi V akan mendorong solusi tepat terkait masalah jembatan timbang dalam revisinya. “Kemenhub harus serius membenahi jembatan timbang ini karena dampaknya sangat besar dan menyerempet ke banyak sektor terutama soal keselamatan di jalan,” tutupnya.

Suriadi

Share
Published by
Suriadi

BERITA TERKAIT

Kafilah MTQ Makassar Raih 47 Juara, Wali Kota Munafri Arifuddin Berikan Bonus

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar memberikan apresiasi berupa bonus kepada kafilah Musabaqah Tilawatil Quran…

11 jam ago

Munafri Arifuddin Buka Sipakracca MMA Sulsel, 100 Atlet Siap Bertarung Menuju Level Dunia

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Kota Makassar kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong prestasi olahraga dengan menjadi tuan…

11 jam ago

Pemkot Makassar Terapkan Sistem Merit Berbasis Digital, Munafri Tegaskan Karier ASN Harus Transparan

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar terus mendorong reformasi birokrasi melalui penerapan sistem merit berbasis…

13 jam ago

Bupati Sidrap Dorong Petani Modern, Kolaborasi Teknologi dan Mekanisasi Jadi Kunci

SIDRAP, TROTOAR.ID — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, menegaskan bahwa transformasi menuju petani modern…

13 jam ago

Wabup Sidrap Buka PIAUD Expo II, Tekankan Pentingnya Pembentukan Karakter Islami Sejak Dini

SIDRAP, TROTOAR.ID — Wakil Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Nurkanaah, resmi membuka kegiatan Pendidikan Islam Anak…

13 jam ago

Turnamen Gel Blaster Sidrap Dorong Ekonomi Lokal, Bupati Tekankan Peran UMKM

SIDRAP, TROTOAR.ID — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, secara resmi membuka Turnamen Gel Blaster…

13 jam ago

This website uses cookies.