Bulukumba, trotoar.id – Kementerian Pertanian RI kerjasama dengan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulsel dan Dinas Pertanian Ketahanan Pangan Bulukumba menggelar Gerakan Pangan dalam rangka Hari Besar Keagamaan dan Nasional (HBKN) di Zona II meliputi wilayah Bulukumba, Bantaeng, Selayar dan Jeneponto.
Kegiatan Gelar Pangan Murah (GPM) dilaksanakan di Lapangan Pemuda (Lapda) Kabupaten Bulukumba, pada Rabu 30 Maret hingga Jumat 1 April 2022.
Gerakan Gelar Pangan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, terutama diakibatkan oleh gangguan ketersediaan dan distribusi bahan pangan khususnya menjelang dan selama perayaan Hari Besar Keagamaan Nasional.
Selain itu, Gerakan Gelar Pangan ini merupakan salah satu bentuk sinergitas dengan stakeholder yang bergerak di bidang pangan dalam upaya menyediakan pangan untuk memenuhi kebutuhan pangan pokok strategis dengan harga yang murah bagi masyarakat.
Gerakan Gelar Pangan, terdiri dari 10 pangan pokok strategis, yaitu beras, bawang merah, bawang putih, cabe besar, cabe rawit, telur, daging ayam, daging sapi, gula dan bahan olahan pangan lainnya dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat.
Dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, menyebutkan tanggung jawab pemerintah dalam mewujudkan Ketahanan Pangan dalam menyelenggarakan pengaturan, pembinaan, pengendalian dan pengawasan terhadap ketersediaan pangan yang cukup, baik jumlah maupun mutu, aman bergizi, beragam, merata dan terjangkau oleh daya beli masyarakat.
Sehingga, peran pemerintah dalam mendukung terjaganya stabilitas harga dirasakan sangat penting dan menjadi perhatian dari berbagai kalangan.
Pengendalian harga pangan pun, dilakukan untuk menghindari gejolak harga yang berakibat meresahkan masyarakat.
Plt Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan Bulukumba, Misbawati A Wawo mengutarakan bahwa Gelar Pangan Murah (GPM) ini, bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat agar dapat mengakses pangan berkualitas dengan harga terjangkau.
“Kegiatan GPM juga membuktikan bahwa kita masih memiliki stok pangan yang cukup tersedia, agar masyarakat merasa aman dengan kebutuhan pokok terutama menjelang ramadan,” kata mantan Pj Sekda Bulukumba tersebut.
Gerakan Gelar Pangan ini dilaksanakan secara serentak di 6 zona, yaitu:
1. Zona I Makassar (Makassar, Takalar, Maros dan Pangkep) di Monumen Mandala Makassar.
2. Zona II Bulukumba (Bulukumba, Bantaeng, Selayar dan Jeneponto) di Lapangan Pemuda Bulukumba.
3. Zona III Bone (Bone, Soppeng, Wajo dan Sinjai) di Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bone.
4. Zona IV Pinrang (Pinrang, Sidrap, Barru dan Parepare) di Halaman Kantor Dharmawanita Kabupaten Pinrang.
5. Zona V Luwu (Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur dan Palopo) di Kompleks Pemkab Kabupaten Luwu.
6. Zona VI Enrekang (Enrekang dan Tana Toraja) di Anjungan Sungai Mata Allo Enrekang. (*)
BULUKUMBA, TROTOAR.ID – Penyembelihan hewan DAM jamaah haji asal Kabupaten Bulukumba Tahun 1447 H/2026 M…
LUWU, TROTOAR.ID – Upaya penanganan kelangkaan LPG 3 kilogram di Kabupaten Luwu telah dilakukan melalui…
BARRU, TROTOAR ID – Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hati Nurani Rakyat…
Jakarta, Trotoar.id – Usulan pemenuhan infrastruktur kesehatan primer Kabupaten Bulukumba telah dipaparkan di hadapan Wakil…
Makassar, Trotoar.id -- Skema pembangunan Gedung Utama DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dilaporkan mengalami perubahan dari…
JAKARTA,TROTOAR.ID — Tekad Pemerintah Kabupaten Barru untuk bertransformasi dari sekadar daerah persinggahan menjadi destinasi wisata…